Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Saksi Mata Terbakarnya Kapal Tanker di Belawan, Terdengar Ledakan Keras

Cerita Saksi Mata Terbakarnya Kapal Tanker di Belawan, Terdengar Ledakan Keras Kapal Tanker di Pelabuhan Belawan Medan Terbakar, Begini Kronologisnya. liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Satu kapal tanker yang sedang bersandar di Pelabuhan Belawan, Medan, terbakar pada Senin (11/05) sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, kapal yang terbakar merupakan milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan.

Kapal tersebut diketahui sedang melakukan perawatan atau docking yang berjarak sekitar 2 kilometer dari kantor distrik navigasi kelas 1 Belawan. Hingga kini, masih dilakukan penyelidikan atas penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Namun, ada saksi mata yang menceritakan bagaimana detik-detik peristiwa nahas tersebut terjadi.

Terdengar Bunyi Ledakan Keras

Seorang saksi bernama Khaidir mengatakan, kebakaran diketahuinya setelah Ia mendengar bunyi suara ledakan keras dari dalam kapal. Selanjutnya muncul kepulan asap tebal sekitar pukul 08.45 WIB. Khaidir mengetahui hal itu saat baru selesai Salat Dhuha.

"Saya terkejut. Kapal kami juga sedang bongkar muat, dan saya lari. Belum sempat selamatkan barang-barang," kata Khaidir, Senin (11/5/), dilansir dari liputan6.com.

Ledakan Terdegar Lebih dari Satu Kali

Karena merasa panik, Khaidir kemudian berlari menjauh dari lokasi yang jaraknya lebih kurang 200 meter dari kapal untuk menyelamatkan diri. Saat sedang berlari, pria 27 tahun ini juga mengaku kembali mendengar suara ledakan dari dalam kapal."Saat asap menjalar dari depan ke belakang, kelihatan ABK (Anak Buah Kapal). Di belakang itu kelihatan sekitar 20 orang. Mereka menyelamatkan diri semua," ujar Khaidir, yang bekerja di PT Hamda.

ABK Menyelamatkan Diri dengan Melompat ke Laut

Kapal yang terbakar tersebut telah bersandar lebih kurang tiga minggu di Pelabuhan Belawan karena ada pengerjaan. Diungkapkan Khaidir, saat api melambung tinggi ke udara, dirinya sempat melihat ada beberapa pekerja yang menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut."Ada empat atau lima sudut terbakar. Rata-rata ABK dari kapal lain juga lompat ke laut dengan cara melompat," ungkapnya.

Belum Padam Hingga Hari Kedua Pasca Kejadian

Sejumlah petugas hingga Selasa (12/5) pagi masih melakukan upaya pemadaman di kapal tanker MT Jag Leela yang terbakar di Pelabuhan Belawan ini.  Dilansir dari ANTARA, kepulan asap masih terlihat dari kapal tersebut. Sementara sejumlah petugas pemadam kebakaran dan PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan masih melakukan penyemprotan dengan menggunakan satu unit alat berat crane. Selain itu, satu unit mobil ambulans juga disiagakan di dekat lokasi kapal tersebut. "Dari malam sampai pagi ini terus dilakukan penyemprotan. Mungkin api masih ada dari dalam kapal" kata salah seorang penjaga dermaga, Indra di lokasi.

Dua Korban Meninggal

Korban meninggal dalam musibah kebakaran kapal tanker MT Jag Leela ini hingga kini bertambah menjadi dua orang.  Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan, AKBP Dayan, Senin malam, mengatakan, korban kedua baru saja ditemukan dan identitasnya belum diketahui. "Jadi sejauh ini sudah dua orang meninggal dunia," katanya, dilansir dari ANTARA.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP