Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Belawan, Warga Diminta Waspada

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Belawan, Warga Diminta Waspada Ilustrasi banjir. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan adanya potensi banjir rob atau pasang air laut di kawasan pesisir Belawan, Kota Medan dan sekitarnya.

Banjir rob ini diperkirakan berpotensi terjadi di kawasan tersebut mulai Minggu (25/4) hingga 30 April mendatang.

"Terhitung mulai Minggu (25/4) hingga 30 April mendatang adanya fenomena banjir akibat aktivitas pasang besar," ucap Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Sugiyono pada Minggu (25/4).

Ia melanjutkan, pihaknya mengimbau agar masyarakat di Medan Utara agar selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak dampak banjir rob yang ditimbulkan. Melansir dari Liputan6.com, berikut informasi selengkapnya:

Ganggu Aktifitas di Sekitar Pelabuhan

Banjir rob di pesisir Belawan biasanya merendam enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan, yakni Belawan Sicanang, Belawan Bahari, Belawan Bahagia, Belawan Satu, Belawan Dua dan Bagan Deli.

Banjir tersebut biasanya membuat transportasi dan kegiatan bongkar muat di pelabuhan terganggu.

"Selain mengganggu aktivitas masyarakat di Belawan, banjir pasang ini juga membuat kegiatan bongkar muat pelabuhan jadi terganggu," terang Sugiyono.

Simulasi Penanganan Bencana Banjir

uji kesiapan hadapi banjir polrestabes medan gelar simulasi penanggulangan bencana

Instagram/@humaspolrestabesmedan ©2021 Merdeka.com

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Polrestabes Medan menggelar Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi penanganan bencana alam banjir dalam rangka menguji kesiapan para personel dalam menghadapi banjir. Pelatihan yang dipimpin oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko ini bertujuan untuk melatih koordinasi antara stakeholder yang berwenang dengan aparat kepolisian."Pelatihan TFG untuk melatih koordinasi stakeholder dan bersinergi antara TNI-POLRI dan pemerintah daerah/kota maupun kabupaten. Sehingga pada pelaksanaan sebenarnya nanti, dapat dilaksanakan secara maksimal," ucap Riko pada Jumat (16/4).Dalam pelatihan ini, masing-masing satgas TNI, Polri, dan instansi terkait akan melakukan simulasi dalam satu media, sesuai dengan skenario yang akan dihadapi di lapangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP