Berpotensi Kena Dampak Kasus Gisel, Kak Seto Beri Saran Ini Demi Gempi
Merdeka.com - Kasus video asusila yang menyeret nama Gisella Anastasia menemui babak baru. Setelah mengakui perbuatannya, Gisel kini telah meminta maaf kepada seluruh pihak yang dirugikannya. Nama mantan suami, Gading Marten dan Gempi sang anak juga turut disebut oleh Gisel.
"Saya berharap, melalui pernyataan saya ini, saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak. Terutama sekali lagi yang saya kasihi kedua orangtua saya, seluruh keluarga besar, anak saya Gempita, Mas Gading dan seluruh keluarga besarnya, serta Wijin dan keluarga," tutur Gisel dalam siaran SCTV.
Kasus yang melilit Gisel mau tak mau juga menyinggung masa depan sang anak. Hal ini kemudian menyita perhatian salah satu pemerhati anak di Indonesia, Kak Seto. Berusaha menyelamatkan mental Gempi, Kak Seto memberikan beberapa sarannya kepada rekan media.
Melansir dari Kapanlagi, Kak Seto berharap agar keselamatan mental Gempi menjadi perhatian rekan media saat menuliskan berita. Tak hanya itu, ia juga menambahkan saran untuk keluarga Gading yang saat ini tengah mengasuh Gempi.
Diminta Tak Terlalu Mendramatisir

©2020 Merdeka.com/Instagram Gading Marten
Sebagai pemerhati anak, Kak Seto jelas memahami bagaimana pertumbuhan mental seorang anak kecil. Melihat kasus Gisel yang tengah jadi buah bibir saat ini, Kak Seto merasa khawatir dengan Gempi.
Ia meminta kepada rekan media untuk tak terlalu mendramatisir berita menyangkut Gisel. Menurutnya proses hukum yang tengah berjalan dan permintaan maaf Gisel sudah menjadi bentuk pertanggung jawaban.
"Saya mohon, karena ini menyangkut seorang anak ya, jangan sampai itu terlalu di-dramatisasi. Sang ibu sudah minta maaf, sudah menjalani proses hukum sampai dipidana pun, itu bagian dari upaya bentuk pertanggung jawaban atas perilaku beliau," tutur Kak Seto.
Kak Seto juga menambahkan agar rekan media lebih memberikan perhatiannya kepada pertumbuhan Gempi. Ia menyayangkan jika Gempi mendapat bully lantaran pemberitaan sang ibu.
"Kita mikirin juga anak yang terkait sang ibu supaya nanti setelah mulai makin besar, bertemu dengan teman-temannya lalu dijadikan bahan hujatan atau bullying, 'Kamu kan dulu ibunya gini'," terangnya.
Sarankan Treatment Psikologi dan Jauhkan Sosial Media

©2020 Merdeka.com/instagram.com
Jika dibutuhkan, Kak Seto juga menyarankan Gempi untuk mendapat pendampingan psikologi baik dari keluarga maupun tenaga profesional. Hal ini bertujuan agar Gempi tetap dapat tumbuh dengan baik dan terlepas dari rasa minder.
"Kalau ini tidak mendapatkan treatment psikologi baik dari keluarga maupun oleh profesional, memang akan terkena dampak negatif, tidak percaya diri, kemudian menimbulkan sifat-sifat negatif terhadap orang tuanya dan sebagainya," papar Kak Seto.
Selain pendampingan jangka panjang, Kak Seto juga memberikan saran termudah yang bisa dilakukan saat ini oleh Gading maupun keluarganya. Ia meminta keluarga Gading menjauhkan Gempi dari sosial media saat ini dan membiarkannya bermain sebagai anak-anak.
"Mohon sementara ini dipisahkan dari media sosial dulu dan ciptakan suasana gembira supaya sibuk dan asyik dengan dunianya sebagai anak-anak," imbuhnya.
(mdk/vna)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya