Akses ke Lahan Ditembok Perusahaan, Warga Belawan Demo Temui Wali Kota Medan
Merdeka.com - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Belawan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Medan pada Senin (5/7). Aksi tersebut viral, seperti yang diunggah di akun Instagram @sumut.terkini pada Senin (6/7).
Massa menyampaikan keluhannya mengenai penutupan akses jalan ke lahan mereka yang dilakukan oleh PT Supra Uniland Utama di pesisir Belawan.
"Tolong kami, Pak. Keluar, Pak. Kami meminta Wali Kota Medan menindak PT Supra Uniland Utama, karena telah menutup jalan kami," teriak massa dalam video tersebut.
Saat unjuk rasa, para warga Belawan ini juga membawa spanduk bertuliskan tuntutan dan keluh kesah mereka.
"Mohon tolong kami, Pak Wali..." tulis salah satu spanduk.
Melihat para warga yang berunjuk rasa ini, akhirnya Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman dan pejabat lainnya, menemui massa di depan gerbang kantor Wali Kota. Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.
Pentutupan Akses Jalan

Instagram/@sumut.terkini ©2021 Merdeka.com
Diketahui, warga Belawan ini berunjuk rasa akibat perusahaan PT Supra Uniland Utama telah memasang tembok sekitar 4 meter sejak 5 tahun silam di Kelurahan Bangan Deli, Kecamatan Medan Belawan.
Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu, sekaligus masyarakat tidak memiliki akses jalan menuju tanah milik mereka sendiri. Padahal, di atas lahan masyarakat tersebut telah ada pembagian luasan tambak per keluarga serta dibangun pondok.
Lahan masyarakat yang ditutup akibat penembokan ini kira-kira seluas 2,7 hektar yang dimiliki 14 Kepala Keluarga.
Minta Wali Kota Bantu Mediasi

Instagram/@sumut.terkini ©2021 Merdeka.com
Selain untuk menyampaikan keluhannya, para warga Belawan ini melakukan unjuk rasa karena ingin meminta agar Wali Kota Medan membantu memediasi mereka dengan PT Supra Uniland Utama. "Kami hanya minta di mediasi agar ada win win solution," ungkap salah seorang pendemo.Mereka sudah sangat terganggu aktivitasnya dengan penutupan akses jalan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun tersebut.
Tanggapan Bobby Nasution

Instagram/@sumut.terkini ©2021 Merdeka.com
Menanggapi apa yang menjadi keluhan masyarakat tersebut, Wali Kota Bobby Nasution mengatakan akan mempelajari permasalahan tersebut dan segera mengundang PT Supra Uniland Utama.Bobby juga menginginkan agar pengusaha, masyarakat dan Pemerintah dapat berdampingan."Segera akan kita cari solusinya karena saya ingin kita semua baik itu masyarakat, pelaku usaha dan Pemerintah dapat sejalan berdampingan," kata Bobby.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya