79 Warga di Sumut Keracunan Makanan Usai Ikuti Hajatan, Begini Kronologinya
Merdeka.com - Warga Dusun I dan Dusun III Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (Sumut) digegerkan dengan insiden keracunan massal yang menimpa sebagian besar warganya.
Sebanyak 79 orang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa mengalami keracunan yang diduga berasal dari makanan yang didapatkan dari hajatan salah seorang warga.
Kini, dari total jumlah warga yang menjadi korban, sebanyak 37 orang menjalani rawat inap di Puskesmas Binjai Serbangan, 37 lainnya menjalani rawat jalan dan 5 orang di rawat di RSUD HAMS Kisaran.
Untuk jumlah korban sendiri, diperkirakan dapat terus bertambah karena sampai saat ini pendataan masih terus dilakukan. Kejadian ini sontak mencuri perhatian banyak pihak, tak terkecuali pemerintah setempat. Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya:
Kronologi Kejadian
Kepala BPBD Kabupaten Asahan, Asrul Wahid menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat seorang warga mengadakan acara wirid yasinan di rumahnya pada Kamis (10/12). Setelah selesai acara, setiap warga yang datang pulang ke rumah sambil membawa makanan dan minuman yang disajikan oleh pemilik rumah.
Selanjutnya, sekitar pukul 18.00 WIB, warga yang mengonsumsi makanan itu, secara bertahap mulai merasakan mual dan muntah-muntah. Kemudian warga dibawa ke Puskesmas Binjai Serbangan dan RSUD HAMS Kisaran untuk mendapatkan perawatan.
Dapat Perhatian dari Bupati Asahan
Peristiwa ini mendapatkan perhatian langsung dari Bupati Asahan, H Surya. Ia mengintruksikan kepada instansi terkait untuk segera menangani kasus ini degan cepat dan tepat. Perintah tersebut langsung diintruksikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan, Jhon Hardi Nasution, untuk segera mengecek korban keracunan di RSUD HAMS Kisaran. Sekda kemudian meminta Kepala Dinas Kesehatan agar berkoordinasi dengan Puskermas Binjai Serbangan agar penanganan para korban keracunan mendapat perawatan secara cepat dan tepat. “Begitu saya diperintahkan bupati, kami sejumlah kadis langsung meninjau korban. Dan bupati minta korban ditangani dan mendapat penanganan dengan baik,” ucap Jhon pada Jumat (11/12).
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya