Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Perjalanan Karier Beben Jazz Semasa Hidup, Pernah Jadi Programmer hingga Musisi

5 Perjalanan Karier Beben Jazz Semasa Hidup, Pernah Jadi Programmer hingga Musisi Beben Jazz. KapanLagi.com ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kabar duka kini menyelimuti penggemar musik jazz Tanah Air. Pada Senin (5/7) yang lalu, musisi Beben Jazz meninggal dunia usai dirinya berjuang melawan Covid-19. Kakak dari Dik Doank itupun dikenal sebagai salah satu musisi profesional yang dimiliki Indonesia.

Diketahui, Beben Jazz mempunyai banyak bakat. Sebelum dirinya menekuni dunia permusikan, Suami Ina Kamarie ini juga sempat menjadi atlet bulu tangkis saat dirinya masih remaja.

Tak hanya itu saja, ia juga sempat menjadi seorang programmer di sejumlah bank nasional Tanah Air. Dilansir dari brilio.net, berikut perjalanan karier Beben Jazz semasa hidupnya.

Menekuni Bulu Tangkis

beben jazz

KapanLagi.com ©2021 Merdeka.com

Saat SMP, Beben Jazz pernah menekuni olahraga bulu tangkis. Pencapaian tertingginya yakni saat dirinya meraih juara pertama Asian Badminton Junior tahun 1983 yang digelar di India. Atas kemenangan tersebut, ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan jenjang pendidikan SMA.

Melanjutkan Pendidikan di Academy Secretary & Management Indonesia (ASMI) Jakarta

beben jazz

KapanLagi.com ©2021 Merdeka.com

Lulus dari SMA, Beben Jazz melanjutkan pendidikannya di Academy Secretary & Management Indonesia (ASMI) Jakarta. Beben mengambil jurusan Teknik Indormatika.

Kesehariannya pun diisi dengan musik yang sudah menjadi minat pribadinya. Bahkan, ia pun terlihat aktif mengikuti seminar tentang musik dan sering bermain dengan grup yang dibuat bersama teman-temannya.

Bekerja sebagai Programer

beben jazz

KapanLagi.com ©2021 Merdeka.com

Lulus kuliah, Beben Jazz memutuskan untuk bekerja di sebuah bank swasta sebagai programer. Meskipun disibukkan dengan urusan kantor, keinginan untuk bermain musiknya tidak pernah luntur.

Selepas bekerja, ia sering bermain di kafe-kafe sekitar. Seiring berjalannya waktu, hasrat bermusiknya pun semakin tinggi. Usai 10 tahun bekerja, ia pun memutuskan untuk keluar dari dunia pekerjaannya dan fokus untuk menekuni musik, khususnya musik jazz.

Belajar di Institut Musik Daya Indonesia

beben jazz

KapanLagi.com ©2021 Merdeka.com

Tak hanya sekedar mempelajari musik secara teknis, Beben Jazz juga mempelajarinya sebagai kajian akademik. Hal tersebut dibuktikannya dengan membentuk Komunitas Jazz Kemayoran sebagai bagian untuk mengulik ilmu permusikan.

Untuk kajian akademiknya, ia belajar di Institut Musik Daya Indonesia. Selain itu ia pernah berguru kepada gitaris swing Oele Pattaselano.

Dosen di Perguruan Tinggi Swasta

beben jazz

KapanLagi.com ©2021 Merdeka.com

Usai menekuni musik jazz selama bertahun-tahun, akhirnya Beben Jazz menjadi seorang dosen musik di berbagai perguruan tinggi swasta. Tercatat, Beben pernah menjadi dosen di Universitas Pelita Harapan, CIOA Cantata Institute of Art, dan Beben Jazz Music Course (BJMC) dengan beberapa mata kuliah musik seperti Contemporary Music, Profesional Performing Art, Music History I, II, Artisty I, II, dan Major and Minor Guitar Class.

(mdk/frd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP