Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

107 Warga Langkat Keracunan Makanan hingga Dirawat, Begini Kronologinya

107 Warga Langkat Keracunan Makanan hingga Dirawat, Begini Kronologinya Ilustrasi Sakit Perut. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Belum lama ini, warga di Dusun Kuta Pinang B, Desa Namo Mbelin, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut) dihebohkan dengan puluhan warganya yang keracunan makanan usai menghadiri acara lamaran salah seorang warga.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/11) lalu. Hingga saat ini sudah ada 107 warga yang dikabarkan dirawat di rumah sakit akibat keracunan tersebut. Kabar itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Langkat dr Zulkifly Azhar pada Selasa (23/11).

Zulkifly mengatakan, kejadian itu berawal saat warga Mola Malem Ginting (39) mengadakan acara adat Muduni (lamaran) di rumahnya. Mola Ginting merupakan dari pihak perempuan. Saat itu, Wanta Sitepu yang merupakan pihak laki-laki tiba pada pukul 10.00 WIB dengan membawa makanan untuk dihidangkan pada acara lamaran tersebut.

Mual Usai Makan di Acara Lamaran

Dilansir dari Antara, saat itu kedua keluarga membahas tanggal pernikahan calon pengantin. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan bersama dengan menu hidangan ayam rendang, yang sudah disiapkan oleh pihak laki-laki.

Setidaknya sekitar 150 orang hadir dalam acara lamaran tersebut. Acara selesai pada pukul 14.00 WIB, kemudian seluruh tamu undangan kembali ke rumah masing-masing.

Besoknya pada Jumat (19/11), beberapa warga Dusun Kuta Pinang B merasa pusing, mual, muntah dan diare yang diketahui akibat mengonsumsi makanan yang disajikan pada acara lamaran malam sebelumnya. Akibat dari keracunan tersebut, aktivitas sosial masyarakat setempat bahkan sempat terganggu karena banyaknya warga yang sakit dan akhirnya harus dirawat di rumah sakit.

Saat itu, pihak Dinkes Langkat langsung melakukan penyelidikan Epidemiologi dan membuat posko kesehatan di Desa Namo Mbelin Kecamatan Kuala dan Desa Kutambaru Marike Kecamatan Kutambaru.

Warga Masih dalam Perawatan

Ratusan warga akhirnya harus dirawat di sejumlah rumah sakit yang berbeda. Hingga Minggu (22/11), 24 orang dirawat di RS Delia, 4 orang di Klinik Nilam, 3 orang di RS Bidadari Binjai, 2 orang di Klinik Doa Ibu, 4 orang di Klinik Rosi Medik, 10 orang di Klinik Inka, 3 orang di RS Al Fuadi. Sementara itu, puluhan warga lainnya dirawat di rumah, yakni 39 orang dirawat di Desa Namo Mbelin, 4 orang di Desa Dlan Naman dan 14 orang di Desa Kutambaru Marike. Total ada 107 warga yang mengalami keracunan makanan. Sementara, saat ini kondisi terkini warga yang terdampak keracunan sebagian masih dalam observasi dan perawatan insentif di rumah sakit dan klinik tersebut. Namun sebagian sudah ada yang pulang dari rumah sakit dan tetap dalam pemantauan. Dinkes Langkat juga masih melakukan pengidentifikasian lanjutan warga yang masih ada dampak keracunan makanan.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP