Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tradisi final senegara lebih memihak Dortmund

Tradisi final senegara lebih memihak Dortmund Borussia Dortmund. (c) AFP

Merdeka.com - Tahukan Anda? Ada tradisi unik yang condong memihak Borussia Dortmund menjelang Final Liga Champions hari Minggu (26/5) kontra Bayern Munich.

Laga keduanya adalah kali keempat final Liga Champions mempertemukan dua klub dari 1 negara yang sama, dan dalam pertemuan final senegara sebelumnya tim yang berperingkat lebih rendah di Liga domestik lebih sering menang.

Seperti kasus final musim 1999-2000, Real Madrid yang menggasak Valencia 3-0 kala itu finish di peringkat 5 klasemen akhir La Liga, sedangkan El Che di peringkat 2.

Musim 2002-2003 cerita terulang, AC Milan yang menang adu penalti melawan Juventus berperingkat lebih jelek ketimbang Juve yang musim itu menjadi pemilik Scudetto Serie A.

Hanya final senegara musim 2007-2008 yang mematahkan tren di atas, yakni saat Manchester United menang atas Chelsea. Kala itu Setan Merah juara Premier League sementara Chelsea hanya runner up, so akankah tren berlanjut memihak Dortmund atau patah sekali lagi guna memihak Munich?(bola/lex)

  • "Bayern Akan Juara Lewat Adu Penalti"
  • Fokus Final, Ribery Tunda Perpanjangan Kontrak
  • Bayern Sudah Pesan Tempat Untuk Rayakan Gelar UCL
  • Schweini Termotivasi Kekalahan Atas Chelsea
  • Klopp Terkejut Dortmund Sampai Partai Final
  • Jelang Final UCL, Weidenfeller Harapkan Spirit 1997
  • Schweinsteiger: Sulit Untuk Menang Melawan Kami
  • Dante: Lewandowski Striker Terbaik Dunia Saat Ini
  • Video: 10 Gol Terbaik Laga Final Liga Champions
  • (mdk/merdeka)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP