Firman Utina berharap regulasi pemain U-21 ukan sekadar basa-basi
Merdeka.com - Dengan adanya regulasi diwajibkan menggunakan jasa pemain U-21 di Piala Jenderal Sudirman (PJS), diharapkan gelandang Persib Bandung Firman Utina, hal itu bukan sekadar basa-basi belaka. Meski dia mendukung peraturan itu, namun dinilai terlambat.
Menurut pemilik nomor punggung 15 ini, regulasi tersebut seharusnya diadakan sejak dulu. Hal itu, kata Firman, agar setiap klub Indonesia Super League (ISL) melakukan regenerasi pemain.
"Regulasi itu terlambat, kalau kita tidak segera menerima para pemain muda di level senior, kapan lagi, seharusnya dari dulu," ucap Firman, (20/11).
Playmaker di tim Persib Bandung ini mendukung dengan munculnya nama-nama baru yang dipastikan dapat mengharumkan sepakbola Indonesia. Dua nama di antaranya adalah Gian Zola Aditya dan Febri Hariyadi yang kini memperkuat skuat Maung Bandung.
Untuk lebih mendorong adanya sistem regenerasi, kata Firman, perlu sinergisitas antara tim senior dan junior, seperti halnya yang dilakukan oleh pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman dan pelatih Diklat Persib, Budiman Yunus.
Dia menyarankan agar sesekali pemain Diklat diikutkan dalam latihan yang dilakukan oleh tim senior. Dengan begitu, pemain muda bisa lebih terbiasa saat mengikuti pertandingan bersama tim senior.
"Baiknya kalau tim senior dan junior itu satu visi, agar nanti saat pemain junior itu masuk ke level senior dia tidak kaget," ujarnya.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya