Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Deretan Final Piala Dunia yang Tak Terlupakan

Deretan Final Piala Dunia yang Tak Terlupakan Argentina vs Prancis. ©REUTERS

Merdeka.com - Duel sengit bakal tersaji di partai final Piala Dunia 2022. Di mana Argentina vs Prancis bertarung di final Piala Dunia 2022, Qatar. Argentina dan Prancis bakal bersaing untuk menjadi yang terbaik di Stadion Lusail, Minggu (18/12/22) malam pukul 22:00 WIB.

Pertarungan keduanya tentu diharapkan bisa bertarung sengit dan menyuguhkan pertandingan penutup yang ciamik. Apalagi bila berkaca dari keduanya, laga final nanti menjadi pertarungan antara Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Ya, Lionel Messi yang berupaya menutup perjalanan kariernya di Timnas Argentina dengan torehan sejarah juara Piala Dunia. Kylian Mbappe yang juga ingin menorehkan sejarah bersama Timnas Prancis dengan membawa negaranya juara Piala Dunia dua kali berturut-turut.

Namun sebelum duel antara Lionel Messi dan Kylian Mbappe tersaji, ternyata panggung final Piala Dunia kerap memberikan momen tersendiri. Setidaknya ada beberapa momen di final Piala Dunia terdahulu yang mungkin telah tergores di tinta sejarah.

Final Piala Dunia 1938

Partai final di edisi ini mempertemukan Italia melawan Hungaria. Laga ini sendiri dimenangkan oleh Italia dengan skor 4-2.

Dua pemain Italia yakni Silvio Piola dan Gino Colaussi menjadi bintang lewat masing-masing dua gol mereka. Hungaria sendiri mencetak dua gol lewat Titkos dan Sarosi.

Kemenangan ini membuat Italia menorehkan sejarah karena berhasil menjadi juara secara dua kali berturut-turut.

Sebab pada edisi sebelumnya yakni Piala Dunia 1934 Italia juga menang dengan skor 2-1 atas Cekoslovakia lewat gol Raimundo Orsi dan Angelo Schiavo.

Final Piala Dunia 1950

Pada edisi ini, mempertemukan tuan rumah Brasil menjamu Uruguay. Edisi ini pun memiliki kenangan tersendiri untuk publik Brasil yang memadati Stadion Maracana kala itu.

Final ini juga membuat sejarah dengan rekor penonton terbanyak. Di mana 190 ribu penonton memadat Stadion Maracana. Hingga kini, tak ada yang menyamai rekor tersebut.

Namun selain rekor penonton terbabyak, partai final ini memberikan kesan tersendiri untuk masyarakat Brasil. Sebab suporter Brasil yang tak terima timnya kalah 1-2 dan menjadikan kiper Moacir Barbosa sebagai kambing hitam.

Sejak kekalahan itu, Brasil jarang sekali memakai kiper kulit hitam. Pengecualian terjadi pada sosok Dida yang sempat mengawal gawang Brasil di beberapa Piala Dunia.

Final Piala Dunia 1990

Pada edisi ini mempertemukan Jerman Barat melawan Argentina. Di laga ini Jerman Barat keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.

Namun partai final antara Jerman Barat Vs Argentina ini dilabeli sebagai final Piala Dunia paling kotor.

Bagaimana tidak, dua kartu merah terpaksa keluar dari kantong wasit. Dua kartu merah itu ditujukan untuk dua pemain Argentina, Gustavo Dezotti dan Pedro Monzon.

Kemenangan ini sekaligus membalaskan dendam kekalahan 2-3 dari Argentina pada final edisi 1986.

Reporter: Andri

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP