Berharap final kelima Indonesia di AFF berakhir manis
Merdeka.com - Menjadi juara tentu harapan pemain dan seluruh rakyat Indonesia. Sudah empat kali Indonesia gagal setiap bertarung di babak akhir Piala AFF. Semoga yang kelima kali ini bisa berbuah manis.
Anak asuh Alfred Riedl tidak diunggulkan dalam hajatan dua tahunan ini. Persiapan minim dan baru saja lepas dari sanksi FIFA menjadi alasannya. Belum lagi kebijakan hanya dua pemain dari klub yang boleh masuk Timnas, semakin memberatkan.
Pada lagi awal di babak penyisihan Indonesia takluk 4-2 dari Thailand. Tentu saja ini permulaan yang buruk. Bermodalkan semangat juang tinggi Boaz Solossa dkk akhirnya bisa melewati ujian Filipina, Singapura dan Vietnam.
Thailand memang monster di Asia Tenggara. Anak asuh Kiatisuk Senamuang merupakan musuh bebuyutan Indonesia. Dua kali di final piala yang sama (2000 dan 2002) Indonesia selalu kalah.
Mantan pemain tim nasional, Kurniawan Dwi Yulianto menilai peluang kedua tim sama-sama besar karena memakai sistem home and away. Kemenangan menjadi harga mati agar langkah Indonesia semakin ringan.
"Kita harus memanfaatkan main di kandang untuk bisa menang dan tidak kebobolan agar di leg kedua nanti kepercayaan diri skuat semakin bertambah," tuturnya kepada merdeka.com, Selasa (13/12).
Dia mengaku jika Thailand adalah tim terkuat di Asia Tenggara. "Thailand tim solid, tapi tetap ada celahnya. Yang paling penting bermain 'lapar' di setiap pertandingan, minimal bisa dipertahankan dan habiskan di dua pertandingan terakhir ini," pesannya.
Ketua Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak optimistis pasukan Garuda bisa mengukir sejarah. Apalagi jika melihat trend permainan yang terus meningkat.
"Ini bagus. Sudah lima kali ke final Ini momen untuk juara. Peluangnya memang 50-50," kata Valentino.
Untuk strategi, Valentino yakin pelatih sudah mempunyai jurus maut meredam Teerasil Dangda dkk. "11 Pemain Thailand semua harus diwaspadai, enggak cuma Teerasil Dangda. Kita harus cetak gol lebih dulu, konsentrasi, dan pertahankan kemenangan, itu kuncinya," tegas Valentino.
Indonesia akan melakukan partai final leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, malam hari ini. Untuk pertandingan kedua berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, 17 Desember 2016. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya