Waspada, viagra bisa memicu kemunculan kanker kulit
Merdeka.com - Viagra cukup populer di kalangan pria sebagai obat disfungsi ereksi. Ya, tak salah lagi, viagra adalah salah satu obat yang membantu meningkatkan kinerja seorang pria di kamar tidur. Sayangnya, obat kejantanan pria ini dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit.
Pernyataan ini didasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Tubingen, Jerman. Para peneliti menemukan bahwa pria yang bergantung pada viagra memiliki risiko lebih besar terserang melanoma.
Ini merupakan bentuk kanker kulit yang paling mematikan. Seperti yang dilansir melalui thehealthsite, para peneliti mencatat bahwa Sildenafil yang dipasarkan sebagai viagra ternyata merangsang molekul kurir yang bernama cyclic guanosine monophosphate atau cGMP.
Pada gilirannya molekul ini mendorong pertumbuhan melanoma ganas yang ada. Para peneliti sampai pada kesimpulan ini dengan melakukan percobaan pada hewan dan kultur sel manusia. Para peneliti menjelaskan bahwa melalui penelitian ini mereka menemukan bahwa sel-sel melanoma maligna juga menggunakan jalur sinyal cGMP untuk pertumbuhan selnya.
Sel biasanya mengandung enzim yang disebut disebut phosphodiesterase type 5 (PDE5). Enzim ini menjamin terbentuknya cGMP baru yang telah rusak. Sayangnya sildenafil menghambat fungsi enzim tersebut. Akibatnya melanoma akan tumbuh dengan suburnya.
(mdk/SRA)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya