Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita yang cemburuan rentan kena Alzheimer?

Wanita yang cemburuan rentan kena Alzheimer? Ilustrasi cemburu. ©2013 Merdeka.com/Yoga Tri Priyanto

Merdeka.com - Cemburu seringkali dikaitkan dengan seberapa besar cinta seseorang pada pasangannya. Namun jangan salah, kecemburuan terkadang juga bisa memberikan efek negatif pada kesehatan Anda. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa wanita berusia pertengahan yang memiliki kepribadian mudah marah atau mudah cemburuan berkemungkinan lebih besar mengalami penyakit Alzheimer dibandingkan dengan wanita yang tak mudah cemburuan.

Hasil ini diketahui peneliti setelah mengamati 800 wanita selama hampir 40 tahun. Peneliti dari Swedia menemukan bahwa wanita yang lebih sering merasa cemas, cemburu, iri, dan moody berkemungkinan lebih tinggi untuk mengalami Alzheimer. Ini karena jenis-jenis wanita tersebut biasanya mengalami stres yang lebih lama dibandingkan dengan wanita lain yang tak memiliki sifat seperti itu.

"Tak ada penelitian lain yang menunjukkan bahwa kepribadian berkaitan dengan penyakit Alzheimer selama setengah abad ini," ungkap penulis penelitian Lena Johansson dari University of Gottenburg, seperti dilansir oleh Web MD (01/10).

Penyakit Alzheimer adalah jenis yang paling umum dari demensia. Penyakit ini akan menyebabkan kemampuan bahasa, fokus, dan visual seseorang menurun. Penyakit ini bersifat progresif, tak bias disembuhkan, dan fatal.

Meski penelitian ini tak dilakukan pada pria, namun Johansson yakin hal yang sama juga berlaku untuk pria. Dalam penelitian ini para wanita diberikan tes memori dan kemampuan kognitif mereka. Wanita yang memiliki kepribadian mudah cemas, cemburu, dan moody biasanya lebih mudah mengekspresikan rasa marah, bersalah, cemas, depresi, dan cemburu.

Wanita yang memiliki kepribadian seperti itu juga berkemungkinan mengalami stres yang lebih lama hingga satu bulan atau lebih lama. Hal inilah yang meningkatkan kemungkinan terjadinya Alzheimer. Meski begitu peneliti berpendapat bahwa kepribadian introvert atau ekstrovert tidak berkaitan dengan risiko terkena Alzheimer.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP