Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita ini jadi contoh kegigihan hadapi keguguran

Wanita ini jadi contoh kegigihan hadapi keguguran Sarah dan Mark. ©2015 Merdeka.com/Media Wales Ltd.

Merdeka.com - Sarah, 36, dan suaminya Mark Brennan, 35, tidak pernah berhenti berharap. Mereka yakin bahwa suatu hari mereka bisa menimang anak. Meski dokter mengatakan bahwa mereka tidak bisa memiliki anak secara alami.

Namun September tahun lalu, mereka berhasil mematahkan diagnosis dokter bahwa mereka tidak bisa memiliki anak secara alami. Sarah berhasil melahirkan seorang bayi perempuan sehat yang diberi nama Eryn.

Eryn lahir tujuh minggu lebih awal dengan berat hanya 1,67 kg. "Saya baru saja mendaftar program bayi tabung, ketika saya merasa bahwa saya sedang hamil," kata Sarah kepada Daily Mail (27/04).

Setelah merasa mual dan kelelahan, Sarah memutuskan untuk melakukan tes kehamilan, dan ternyata dia benar-benar hamil. Mark, yang bekerja sebagai teknisi, mengaku sangat bahagia ketika dia mengetahui istrinya hamil.

Namun karena Sarah sering mengalami keguguran, dia saat itu hanya bisa berdoa. Pasangan ini bertemu saat mereka masih berusia 18 tahun.

sarah dan mark

"Ini mungkin terdengar aneh, tetapi setelah (Sarah) mengalami enam keguguran. Kami mulai terbiasa dengan itu," pungkas Mark.

Ketika mereka libur bersama, Sarah terus mengeluh sakit dan pusing. Mark kemudian membawanya ke Princess of Wales Hospital di Bridgend, ketika mereka kembali ke rumah.

Setelah dirujuk ke ahli sonogram, scan menunjukkan bahwa Sarah sedang hamil. Pasangan suami-istri ini bahkan tak bisa menahan rasa haru di hati. Mereka menangis bersama.

Beberapa minggu setelahnya, pasangan ini diberi tahu bahwa bayi perempuan mereka berkembang dengan baik. Dua puluh minggu berikutnya, dokter mengatakan bahwa Sarah mengandung anak perempuan.

sarah dan mark

Semuanya berjalan lancar sampai pada minggu ke-29, ketika air ketuban Sarah pecah lebih awal. Mereka berdua panik, namun setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa bayi mereka baik-baik saja.

Sarah menghabiskan dua minggu berikutnya di rumah sakit, dan memutuskan untuk pulang. Pada 30 September dia melakukan caesar darurat, karena bayinya berada di posisi sungsang.

Eryn pun akhirnya lahir di Princess of Wales Hospital di Bridgend pada pukul 02:52 waktu setempat, dengan berat hanya 1,67 kg. Pasangan ini memutuskan untuk memanggil putri mereka Eryn Elisabeth.

Sarah keluar dari rumah sakit, tetapi Eryn harus tinggal untuk menjalani perawatan neonatal selama tiga minggu.

Sarah dan Mark menghabiskan hari mereka dengan berdiri di samping tidur Eryn. Sarah bahkan menangis setiap malam untuk bayinya.

Pasangan ini akhirnya kembali ke rumah mereka di Llantwit Major dan Eryn sekarang tumbuh sehat.

"Kami sangat senang - Saya akan mengatakan kepada orang lain yang mengalami hal yang sama - jangan pernah putus asa," tandas Sarah.

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP