Lukisan seksual di salah satu gua Australia yang berusia 28.000 tahun membuktikan bahwa pornografi bukan merupakan sesuatu yang modern.
Para arkeolog menemukan lukisan tersebut di bagian langit-langit gua di Arnhem Land, bagian utara Australia, yang menunjukkan gambar pasangan berhubungan seksual.
Arkeolog Bryce Barker dari University of Southern Queensland menuturkan pola seni erotis dalam gua tersebut telah berusia 28.000 dan merupakan salah satu warisan kesenian tertua di dunia.
"Satu hal yang membuat seni ini unik adalah ini digambar dengan batu arang, sehingga kami tahu waktu pembuatannya. Fakta bahwa ada kesenian batu bisa lebih tua dari 20.000 merupakan fenomena unik di seluruh dunia," tutur Barker, seperti yang dikutip dari India Times (21/06).
"Ini adalah salah satu seni tertua di dunia. Dan kami yakin kami bisa menemukan yang lebih tua lagi, kami tau suku Aborigin mulai melukis gua sejak 45.000 tahun yang lalu," tambahnya.
Jika pornografi ribuan tahun yang lalu hanya bisa ditemukan dalam lukisan di gua, kini hal itu banyak tersebar melalui berbagai media dan fungsinya bukan lagi dianggap sebagai sebuah seni.
6 Fakta mengejutkan tentang perselingkuhan
4 Mitos tentang anak dan seksualitas
Asyik bercinta, 2 kura-kura ini mati keracunan gas
Tiga remaja WNI dibebaskan dari penjara Australia
Tips bercinta setelah istri melahirkan
Terapi kesehatan dengan hewan
Tebak kepribadian wanita sesuai posisi seks kesukaan
3 Cara sederhana agar gigi tetap sehat
Bepergian dengan pesawat saat hamil bahayakan janin?
Sering alami pirosis tingkatkan risiko kanker tenggorokan
Suplemen minyak ikan turunkan risiko diabetes tipe-2
Penyakit misterius di Alabama ternyata hanya flu biasa?
Wanita cantik cenderung lebih subur dan bahagia?
3 Teknik merangsang klitoris
Lakukan 4 hal ini agar pria cepat terangsang!