Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ubah cara memanggang daging untuk tangkal kanker usus

Ubah cara memanggang daging untuk tangkal kanker usus Ilustrasi memanggang daging. ©Shutterstock.com/FikMik

Merdeka.com - Perubahan sederhana dalam cara memanggang daging bisa membantu Anda untuk menurunkan risiko terkena kanker usus besar, ungkap para ahli. Selama ini diketahui bahwa daging olahan dan daging merah bisa meningkatkan kanker usus. Begitu juga memanggang daging.

"Memanggang daging, merah atau putih, bisa meningkatkan kemungkinan terkena kanker usus besar. Namun dengan melakukan lima langkah sederhana dalam memanggang, Anda bisa menghindari kemungkinan terkena kanker," ungkap Alice Bender, ahli diet di American Institute for Cancer Research, seperti dilansir oleh US News (11/05).

Pertama adalah memilih jenis daging yang Anda panggang. Beberapa jenis daging seperti sapi, babi, dan domba berkaitan dengan meningkatnya kanker usus besar, seperti hanya daging olahan seperti hot dog dan sosis. Untuk itu, ada baiknya Anda menggunakan daging ikan atau ayam. Untuk bumbunya, gunakan tanaman herbal, dan rempah-rempah.

Pastikan untuk mengasinkan daging sebelum Anda memanggangnya. Penelitian menunjukkan bahwa pengasinan daging, unggas, dan ikan selama 30 menit sebelum menaruhnya di atas panggangan bisa mengurangi pembentukan zat penyebab kanker yang biasanya muncul ketika daging dimasak. Untuk pengasinan gunakan campuran cuka, tanaman herba, bumbu, air lemon, atau wine.

Zat yang berpotensi menyebabkan kanker lainnya disebut polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang masuk ke dalam daging melalui asap saat pemanggangan. Untuk mengurangi ini Anda harus mengurangi waktu daging berada di atas panggangan. Sebelum memanggang di atas bara ada baiknya Anda telah memasaknya terlebih dahulu dengan microwave, oven, atau kompor. Pastikan untuk menempatkan daging yang telah setengah matang di panggangan dengan cepat untuk mencegah munculnya mikroba yang menyebabkan penyakit.

Masak daging dengan api kecil untuk mengurangi terbentuknya HCAs dan PAHs. Kurangi penggunaan flare untuk menjaga lemak daging dari api. Potong lemak yang terlihat pada daging dan pindahkan batu bara di sisi panggangan, sementara daging berada di tengah panggangan. Sebelum disajikan, potong terlebih dahulu bagian daging yang hangus.

Anda harus memastikan bahwa daging panggang disajikan dengan sayuran dan buah-buahan yang mengandung zat anti-kanker. Taruh irisan bawang tebal, terong, paprika, atau tomat di atas daging. Jagung rebus adalah pilihan baik untuk menemani daging panggang Anda, ungkap Bender. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP