Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Testosteron rendah tingkatkan risiko penyakit jantung pada pria

Testosteron rendah tingkatkan risiko penyakit jantung pada pria Ilustrasi penyakit jantung. ©Shutterstock.com/woaiss

Merdeka.com - Pria yang memiliki tingkat testosteron rendah diketahui berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, ungkap sebuah penelitian terbaru. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis penelitian yang mengamati tingkat testosteron dan penyakit jantung pada pria.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 1970 sampai 2013 ini menunjukkan bkti bahwa pria yang memiliki tingkat testosteron rendah lebih berisiko terkena penyakit jantung dan meninggal akibat penyakit tersebut. Testosteron adalah hormon seks yang berkaitan dengan dorongan seksual, produksi sperma, dan kesehatan tulang.

Seiring bertambahnya usia, pria biasanya mengalami penurunan testosteron. Hal ini menyebabkan peningkatan penumpukan lemak dan berkurangnya otot tubuh. Beberapa penemuan lain dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal fo Clinical Endocrinology & Metabolism, seperti dilansir oleh US News (24/09).

1. Terapi untuk meningkatkan tingkat kolesterol tak mempengaruhi kesehatan jantung.2. Ada sedikit bukti keterkaitan antara rendahnya testosteron dan penyempitan arteri yang menyebabkan serangan jantung dan stroke.3. Tak ada kaitan antara tingkat testosteron dan risiko serangan jantung.

Meski begitu, ketua peneliti Dr Johannes Ruige dari Ghentu University Hospital di Belgia menjelaskan bahwa hasil penelitian ini tak menunjukkan adanya kaitan sebab akibat. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengonfirmasi penyebab kaitan antara dua kondisi ini. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP