Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tes darah bisa prediksi kematian 5 tahun mendatang

Tes darah bisa prediksi kematian 5 tahun mendatang Ilustrasi tes darah. ©cleveland.com

Merdeka.com - Semua orang yang hidup pasti akan mengalami kematian. Namun apakah kematian bisa diprediksi? Peneliti dari Finlandia dan Estonia mengungkap bahwa mereka tengah mengembangkan teknik untuk memprediksi kematian dalam waktu lima tahun ke depan. Teknik ini dilakukan hanya dengan tes darah.

Peneliti mencoba mengamati 17.000 contoh darah. Mereka mengamati indikator biologis dalam darah yang menunjukkan adanya kelainan pada sel darah. Dengan cara itu, peneliti bisa memprediksi risiko kematian seseorang dalam lima tahun ke depan. Penelitian yang diterbitkan dalam PLOS Medicine ini merupakan teknik yang lebih murah, seperti dilansir oleh Mashable (06/03).

Empat penanda biologis yang digunakan antara lain albumin, alpha-1-acid glycoprotein, citrate, dan partikel lipoprotein mengindikasikan kelainan dalam tubuh. Molekul ini bisa ada dalam darah semua orang, namun yang diperhatikan oleh peneliti adalah jumlah penanda tersebut dalam darah.

"Yang menarik, penanda biologis ini bisa menunjukkan risiko kematian seseorang akibat banyak penyakit seperti penyakit jantung atau kanker," ungkap ketua peneliti Johannes Kettunen dari University of Helsinki.

Selain melakukan tes darah, peneliti juga mempertimbangkan faktor lainnya seperti usia, berat badan, kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok, serta tingkat kolesterol dan lainnya. Selanjutnya penelitian juga akan meneliti kaitan antara penanda satu dengan lainnya.

Di masa depan peneliti juga berencana membuat aplikasi yang bisa mengidentifikasi penyakit yang ada pada orang yang tampak sehat. Hal ini tentunya sangat baik untuk membuat orang lebih waspada terhadap keadaan kesehatan mereka dan berkemungkinan untuk mencegahnya. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP