Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ternyata, makanan tidak menyebabkan kecanduan!

Ternyata, makanan tidak menyebabkan kecanduan! Ilustrasi makan. Shutterstock/Isuaneye

Merdeka.com - Sudah sejak lama bahwa makanan seringkali disalahkan karena bisa membuat orang kecanduan dan berakhir dengan diabetes. Disebutkan pula bahwa kandungan zat aditiflah yang menyebabkan kecanduan itu terjadi.

Namun ternyata sebuah penelitian yang dilakukan di University of Edinburgh Centre menemukan fakta lain. Fakta tersebut adalah bukanlah makanan yang bisa menyebabkan seseorang kecanduan namun proses makan itulah yang membuat mereka tidak bisa lepas dari makanan.

"Manusia memiliki suatu keharusan psikologis untuk makan. Selain membuat mereka bertahan hidup, makan mampu memuaskan hasrat mereka. Makan bisa mengalirkan perasaan positif di otak yang membuat manusia merasa nyaman dan bahagia. Itulah sebabnya bahwa sebenarnya banyak orang yang tergila-gila pada proses makan bukan pada makanan," ujar Dr John Menzies, peneliti dari universitas ini. "Proses ini bisa menghasilkan obesitas ketika ditunjang dengan pilihan makanan yang kaya akan lemak, minyak, garam, dan zat lainnya," tambahnya.

Penelitian ini juga menemukan bahwa sebenarnya makanan tidak memiliki zat alami yang mampu membuat seseorang kecanduan. "Hanya kafein saja yang terbukti sebagai zat adiktif."

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP