Tak selalu makanan tinggi lemak bikin gemuk
Merdeka.com - Mulai dari Anda kecil hingga beranjak dewasa seperti sekarang, ada begitu banyak mitos tentang kesehatan yang Anda dengar. Mulai dari makan es krim bisa bikin pilek, mengonsumsi makanan tinggi lemak bisa membuat tubuh gemuk, hingga banyak makan cabai bikin usus bantu.
Pertanyaannya, apakah mitos tersebut benar adanya?
Well, karena seringkali didengung-dengungkan, bukan berarti mitos tersebut benar. Sebab ada kalanya mitos tersebut belum melalui beberapa penelitian sehingga belum pasti kebenarannya. Dan Anda yang terlanjur mempercayainya, cenderung untuk mengikuti sesuatu yang belum jelas kebenarannya.
Oleh karena itu berikut ada beberapa rangkuman tentang mitos kesehatan dan kebenaran di baliknya.
Microwave membunuh nutrisi makanan
Pengolahan makanan menggunakan microwave atau alat masak lainnya dipercaya bisa menghilangkan nutrisi makanan. Namun sebenarnya ada beberapa jenis microwave yang aman untuk makanan. Selain itu pengolahan makanan dengan waktu yang tepat juga bisa menjaga nutrisi makanan di dalamnya.
Makanan tinggi lemak bikin gemuk
Nyatanya tak semua makanan tinggi lemak bisa membuat Anda gemuk. Terutama jika makanan tersebut mengandung lemak sehat. Namun jika Anda makan makanan tinggi lemak tidak sehat, sebenarnya hal ini lebih memberikan dampak buruk pada kesehatan darah. Sebab lemak akan menyumbat aliran darah dan membahayakan jantung Anda.
Karbohidrat bikin gendut
Karbohidrat yang dikonsumsi berlebihan memang bikin gendut. Oleh karena itu jika Anda merasa bahwa makanan yang Anda konsumsi tinggi akan karbohidrat, seimbangkan dengan sayuran atau makanan berserat lainnya. (mdk/feb)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya