Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Stres Berat Paling Banyak Dialami oleh Pekerja dari Sejumlah Sektor Ini

Stres Berat Paling Banyak Dialami oleh Pekerja dari Sejumlah Sektor Ini Ilustrasi stres di tempat kerja. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Dibanding rekan kerja mereka di bidang lain, stres berat karena beban kerja paling banyak dialami pekerja sektor e-commerce, arsitektur, dan penyedia konten media. Hal ini terungkap dari Hasil Survei Faktor Psikologi Kerja yang juga menyoroti tugas menumpuk dan kompleks sebagai salah satu faktor penyebab pekerja stres berat

Kondisi tersebut paling banyak dialami pekerja di sektor e-commerce, teknologi informasi, desain komunikasi visual, dan pembuat konten. Status mereka bekerja sebagai freelancer (pekerja lepas), bekerja ganda (kerja tetap dan freelance), dan pekerja harian.

Peneliti dan Divisi Riset dan Edukasi SINDIKASI Fathimah Fildzah Izzati merekomendasikan perusahaan untuk mempertimbangkan risiko-risiko yang memengaruhi kesehatan mental pekerja.

Risiko-risiko tersebut berupa kelelahan karena terlalu banyak lembur dan kekerasan seksual di tempat kerja. Ada juga risiko lainnya di luar tempat kerja, seperti kemacetan.

"Perlu ada manajemen stres dan langkah lanjutan baik dalam penanganan maupun pencegahan stres. Caranya dengan memperbaiki kondisi kerja (dengan suasana yang tidak menimbulkan stres berat) serta mewujudkan kerja layak. Tujuannya demi kesehatan mental pekerja," kata Fathimah dalam rilis.

Upaya lain agar pekerja mampu mengontrol stres, lanjut Fathimah, yakni perusahaan atau pemberi kerja perlu memberikan pelatihan penanganan stres. Pelatihan ini bertujuan mengurangi stres pada pekerja.

"Selain itu, perlu menciptakan sistem baru untuk menciptakan suasana kerja yang sehat," ujarnya.

Hasil Survei ini dilakukan oleh Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), yang dipaparkan Sabtu, 9 Februari 2019 untuk memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Reporter: Fitri Haryanti HarsonoSumber: liputan6.com

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP