Sexting, kenakalan remaja di era informatika

    Reporter : Destriyana | Kamis, 5 Juli 2012 12:17

    Sexting, kenakalan remaja di era informatika
    Sexting. ©2012 Merdeka.com

    Merdeka.com - Senang mengabadikan tubuh yang tak berhalang
    Padahal hanya iseng belaka
    Ketika birahi yang juara
    Etika menguap entah kemana

    (Kenakalan Remaja Di Era Informatika oleh Efek Rumah Kaca)

    Beberapa bait tembang apik dari ERK menyentil kenakalan remaja di era informatika. Kecanggihan teknologi rupanya telah memperbudak manusia. Fenomena sexting mulai menjamur di kalangan remaja dunia. Hal ini pula yang membuat banyak orang tua semakin gerah. Mereka mulai khawatir anak mereka tertular sexting. Sebagaimana dilansir Wikipedia, sexting adalah tindakan mengirim pesan atau gambar cabul melalui media elektronika.

    Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa sexting lazim di kalangan remaja. Sebagaimana dilansir Los Angeles Times, 3 Juli 2012, lebih dari 1 dari 4 remaja pernah mengirim gambar telanjang mereka melalui sarana elektronika. Hasil penelitian diperoleh setelah melakukan survei pada 948 siswa sekolah di Amerika. Trenyuh rasanya mendengar banyak remaja terlibat kasus sexting.

    Jeff R. Temple dari University of Texas Medical Branch Health, di Galveston, menyimpulkan: "Seharusnya ada layanan kesehatan khusus untuk skrining perilaku sexting."

    Peserta penelitian berkisar pada usia 14-19 tahun dan berada di kelas 10 atau 11. Dari semua peserta, 55,9% adalah perempuan. Sementara, susunan ras atau etnis mereka terdiri dari 26,6% Afro-Amerika, 30,3% kulit putih, dan 31,7% Latino.

    Peneliti mencatat bahwa penggunaan ponsel telah berkembang dalam lima tahun terakhir. Fenomena ini didukung maraknya kepemilikan ponsel untuk usia lebih muda. Alhasil, perilaku sexting menjadi efek keawaman remaja dalam lika-liku dunia maya.

    Arsip Pediatrics & Adolescent Medicine juga mencatat bahwa remaja menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk berinteraksi di situs sosial media. Akibatnya, mereka lebih rentan terkena sexting dan cyber-bullying.

    Lemahnya kontrol orang tua menjadi salah satu alasan timbulnya kenakalan remaja. Kadang kita sering mengabaikan kecanggihan teknologi dan membiarkan anak tenggelam di dalamnya. Alangkah baiknya, jika orang tua selalu memantau aktivitas anak di dunia maya, khususnya sosial media.

    [des]

    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





    Be Smart, Read More
    Back to the top
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Eks mobil dinas tak laku, Jokowi bilang 'mahal, Rp 20 juta saya mau'
  • Mensos janji akan bantu pulihkan trauma pengungsi Rohingya
  • Menteri Jonan bertemu Ganjar Pranowo, bahas proyek jembatan timbang
  • Mensos Khofifah ajak pengungsi Rohingya baca Alquran
  • Sukses drama Sensory Couple, Yoochun JYJ segera manjakan fans
  • Demian pecahkan rekor dunia, ditanam 50 jam di dalan semen
  • Selama 40 tahun, Indonesia belum punya kebijakan batu bara nasional
  • Besok, Agung Laksono temui JK bicarakan upaya islah dengan kubu Ical
  • Belum usai, 4 'ilusionis kriminal' ini balik dengan sekuel baru
  • Fakta minim, upaya rekonsiliasi pelanggaran HAM dinilai sia-sia
  • SHOW MORE