Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sering lembur bisa tingkatkan risiko serangan jantung dan stroke

Sering lembur bisa tingkatkan risiko serangan jantung dan stroke Ilustrasi serangan jantung. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/michaeljung

Merdeka.com - Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa bekerja berjam-jam bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal The Lancet.

Peneliti menemukan hubungan yang kuat antara orang yang bekerja 55 jam atau lebih per minggu dan penyakit kardiovaskular. Mereka diketahui memiliki 33% peningkatan risiko stroke dan berisiko 13% lebih besar terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dengan orang yang bekerja 35-40 jam per minggu.

Mereka yang bekerja berjam-jam seperti itu ditemukan memiliki 33% peningkatan risiko stroke dan kesempatan 13% lebih besar terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dengan orang yang bekerja standar 35- untuk minggu 40 jam kerja.

Peneliti dari University College London telah mengulas 42 studi dari ratusan ribu pria dan wanita dari Eropa, Amerika Serikat, dan Australia selama beberapa tahun. Faktor usia, demografi, jenis kelamin, status sosial ekonomi dan perilaku kesehatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan aktivitas fisik menjadi catatan khusus peneliti.

Para peneliti juga menemukan bahwa bekerja 41-48 jam setiap minggu dapat menyebabkan peningkatan risiko stroke sebesar 10%. Dan bekerja 49-54 jam dalam seminggu dapat menyebabkan peningkatan risiko stroke sebesar 27%.

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP