Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sering cek e-mail bikin orang tak bahagia?

Sering cek e-mail bikin orang tak bahagia? Ilustrasi email. ©shutterstock.com/ra2 studio

Merdeka.com - Selama ini ada anggapan bahwa kecanduan email bisa berujung pada stres. Anggapan ini beredar dari mulut ke mulut namun belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Namun saat ini, untuk pertama kalinya, peneliti membuktikan bahwa anggapan tersebut benar secara ilmiah.

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of British Columbia menunjukkan bahwa orang yang terlalu sering mengecek e-mail cenderung lebih cepat merasa stres dan secara psikologis tak bahagia. Peneliti melakukan uji coba pada dua kelompok karyawan selama dua minggu.

Satu kelompok diminta untuk menutup program yang menghubungkan mereka dengan e-mail, sementara kelompok lain diminta untuk selalu membuka program yang berhubungan dengan e-mail sehingga akan selalu tahu ketika ada pemberitahuan e-mail baru. Satu kelompok hanya diminta mengecek email sebanyak tiga kali dalam sehari, sementara kelompok lainnya diminta untuk mengecek e-mail sesegera mungkin ketika ada pemberitahuan e-mail masuk.

Setelah satu minggu, tiap kelompok bertukar kondisi dan masing-masing kelompok diminta untuk menjawab pertanyaan terkait seberapa sering mereka mengecek e-mail, seberapa produktif pekerjaan mereka, dan seberapa tinggi tingkat stres yang dirasakan, seperti dilansir oleh NY Mag.

Hasilnya, membatasi diri dengan tidak terlalu sering mengecek e-mail ternyata bisa menurunkan tekanan stres pada karyawan dari hari ke hari. Karyawan yang tak terlalu sering mengecek e-mail juga memiliki keadaan psikologis yang lebih baik, lebih produktif, dan lebih bahagia.

Penelitian ini tak berarti bahwa semua karyawan harus mengabaikan e-mail yang masuk. Karena e-mail bisa jadi sangat penting bagi pekerjaan mereka. Mengecek e-mail sebaiknya disesuaikan dengan kepentingan pekerjaan sehingga termasuk sebagai hal yang produktif. Keseringan mengecek e-mail yang tidak berkaitan dengan pekerjaan tak hanya membuat Anda semakin tak produktif, tetapi juga bisa membuat cepat stres.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP