Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sakit perut, nenek ini malah temukan janin dalam rahimnya!

Sakit perut, nenek ini malah temukan janin dalam rahimnya! Ilustrasi janin. ©Shutterstock.com/Timof

Merdeka.com - Seorang wanita pensiunan asal Brazil yang sudah berusia 84 mengalami rasa sakit perut yang parah. Awalnya dia mengira ini sakit perut biasa saja. Namun alangkah terkejutnya ketika memeriksakan diri ke dokter, dia justru menemukan janin berusia 44 tahun dalam rahimnya.

Ahli medis yang memeriksa dan melakukan rontgen sinar X pada wanita yang tak mau disebut namanya itu mengaku kaget ketika melihat 'janin batu' dalam rahimnya. janin yang sudah mati tersebut diperkirakan berusia 20 - 28 minggu, seperti dilansir oleh Daily Mail (12/02).

Wanita tersebut mengaku merasakan sakit perut yang parah dan merasa pusing. Setelah mengetahui ada janin dalam rahimnya wanita tersebut mengaku bahwa 44 tahun lalu dia memang pernah hamil. Namun perutnya tak lagi membesar dan dia tak merasakan gerakan janin di dalamnya. Dia pun mengira bayi tersebut telah mati dan diaborsi.

Menurut Dr Saraiva Kratka yang melakukan perawatan, wanita tersebut tak tahu bahwa bayi tersebut masih di dalam. Karena berat tubuhnya selama hamil, wanita tersebut menyesuaikan diri membawa berat janin tersebut seumur hidupnya tanpa menyadari bahwa itu berat tambahan dari janin. Menurut Kratka, wanita tersebut salah mengira janinnya sudah dikeluarkan karena USG tak bisa melihat janin di dalamnya.

"Kami melihatnya melalui sinar X, dengan cara itu kami bisa dengan jelas melihat tulang, tangan, bahkan wajah janin tersebut," ungkap Dr Kratka.

janin batu

Setelah mengetahui bahwa ada janin dalam rahimnya, wanita tersebut merasa tak ingin mengeluarkan janinnya. Namun dokter berharap bisa mengubah pikirannya karena jika dibiarkan di dalam tubuh, janin tersebut bisa menyebabkan komplikasi atau masalah kesehatan. Menurut Kratka sangat ajaib wanita tersebut tetap sehat dan tak mengalami komplikasi sampai sekarang.

Ini bukan satu-satunya kasus di mana wanita tak menyadari ada janin dalam rahimnya. Pada bulan desember lalu, seorang wanita asal Kolombia juga menemukan adanya janin berusia 40 tahun dalam rahimnya. begitu juga seorang wanita berusia 82 tahun di Bogota yang memiliki 'bayi batu' dalam tubuhnya.

Kasus-kasus ini bisa dijadikan pembelajaran. Ketika mengalami keguguran, sebaiknya periksakan diri secara teratur untuk mengetahui apakah masih ada janin atau sisa janin yang ada dalam tubuh. Sisa keguguran dalam rahim bisa menimbulkan komplikasi jika dibiarkan dan tak segera dirawat.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP