Redakan depresi dengan duduk diam di ruangan panas
Merdeka.com - Selama ini banyak orang termasuk Anda menganggap bahwa duduk diam atau terjebak di ruangan yang panas sangatlah menyebalkan. Anda menjadi berkeringat dan tak jarang membuat Anda merasa sesak. Alhasil, Anda pun akan merasa stres.
Namun seperti yang dilansir dari dailymail.co.uk, para peneliti University of Arizona justru mengatakan bahwa duduk diam di ruangan yang hangat dan cenderung panas mampu membantu Anda untuk meredakan depresi. Pengobatan yang disebut dengan hyperthermia ini bahkan bisa bermanfaat untuk menyembuhkan sel kanker.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa ketika seseorang duduk di ruangan dengan suhu yang panas, maka sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh mereka menjadi lebih aktif serta meningkatkan kadar senyawa yang mampu membunuh sel jahat dalam tubuh," tulis penelitian ini. "Tak hanya mampu meredakan stres dan depresi yang disebabkan oleh rasa sakit yang terjadi dalam tubuh, hypertermia juga secara perlahan mampu menghilangkan fibromyalgia."
"Fibromyalgia ditandai dengan munculnya rasa nyeri yang meluas, kelelahan, otot yang terasa kaku, serta insomnia. Gangguan kesehatan ini terjadi di 1 dari 20 orang dan mampu mempengaruhi sistem saraf pusat dalam menangani rasa sakit. Sayangnya, tidak ada obat penghilang rasa sakit atau antidepresan yang mampu menyembuhkannya. Hingga akhirnya beberapa pasien yang menderita gangguan ini mencoba untuk menjalani program hypertermia dan menunjukkan hasil yang positif."
"Terapi ini dilakukan dengan cara pasien berbaring di tempat tidur di dalam tenda yang kemudian disinari dengan sinar infra merah. Selain berbaring, tubuh mereka juga diselimuti dari dada hingga jari kaki. Sinar dari infra merah akan menghasilkan panas yang kemudian diatur suhunya menjadi 38,5 derajat celcius," terang Dr Charles Raison, pemimpin penelitian ini.
(mdk/feb)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya