Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rajin konsumsi minyak ikan terbukti kurangi risiko skizofrenia

Rajin konsumsi minyak ikan terbukti kurangi risiko skizofrenia Ilustrasi minyak ikan. ©shutterstock.com/skogit

Merdeka.com - Orang-orang yang rajin mengonsumsi suplemen omega-3 memiliki risiko lebih rendah terkena skizofrenia. Para ilmuwan menemukan bahwa remaja dan orang di awal 20-an yang rutin mengonsumsi minyak ikan memiliki risiko lebih rendah menderita gangguan kejiwaan.

Menurut laporan Daily Mail(11/8), para ilmuwan dari University of Melbourne mengatakan obat antipsikotik (obat untuk gangguan kejiwaan yang berat) cenderung memiliki efek samping yang serius, termasuk penambahan berat badan dan disfungsi seksual.

Sebaliknya, minyak ikan tidak memiliki efek samping yang serius, seperti yang ditemukan pada obat antipsikotik. Selain mengurangi risiko gangguan kejiwaan, minyak ikan juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.

Skizofrenia biasanya dimulai sejak masa remaja atau awal masa dewasa. Kebanyakan dari mereka yang terkena skizofrenia secara bertahap mengembangkan berbagai tanda dan gejala klinis yang signifikan.

"Sebagai komponen kunci dari jaringan otak, omega-3 PUFA memainkan peran penting dalam perkembangan dan fungsi otak, dan kurangnya asam lemak ini dapat memicu beberapa masalah mental, termasuk skizofrenia," jelas Dr Paul Amminger dari University of Melbourne kepada Daily Mail (11/8).

Menurut penjelasan Dr Paul, skizofrenia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan delusi, halusinasi dan masalah kognitif yang biasanya dimulai pada masa remaja atau awal masa dewasa.

Skizofrenia bahkan tidak hanya mempengaruhi kesehatan mental. Pasien skizofrenia bisa meninggal satu dekade lebih awal karena masalah jantung dan metabolik.

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP