Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pria sebaiknya tidak menyimpan ponsel dalam saku baju mereka

Pria sebaiknya tidak menyimpan ponsel dalam saku baju mereka Ilustrasi menyimpan ponsel di saku. Shutterstock/sebra

Merdeka.com - Menyimpan ponsel di dalam saku dalam jangka waktu yang lama ternyata dapat mempengaruhi kesuburan pria. Pria yang sering menyimpan ponsel dalam saku seakan membiarkan diri mereka terekspos radiasi dari ponsel yang mampu menurunkan tingkat kesuburan dalam tubuh mereka. Itulah bunyi penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk.

Penelitian yang dilakukan di University of Exeter ini bahkan menemukan bahwa kualitas sperma dapat menurun sekitar 8% karena radiasi elektromagnetik dari ponsel.

"Menggunakan ponsel saat ini menjadi bagian gaya hidup yang tidak dapat ditolak. Namun sebagai penggunanya, Anda pun harus bijak. Sebagai contoh adalah hindari menyimpan ponsel di saku meja terutama bagi kaum pria. Sebab radiasi elektromagnetik dari ponsel mampu mempengaruhi kualitas kesuburan pria terutama kesehatan sperma yang mencakup kualitas sperma, kuantitas sperma, gerak sperma, serta konsentrasi sel sperma dalam air mani," jelas Dr. Fiona Matthews dari universitas tersebut.

Tak hanya radiasi elektromagnetik itu sendiri yang dapat menurunkan kesuburan pria. Sebab radiasi dari perangkat wifi internet yang ada di dalam ponsel juga menyumbang penurunan kesuburan ini.

Sementara itu, Dr. Allan Pacey dari University of Sheffield juga menambahkan bahwa terlalu lama memangku laptop bagi pria juga dapat mengganggu kesuburan mereka. Sebab panas laptop yang mengenai kulit dan organ intim terlalu lama dapat mengganggu testis untuk memproduksi sperma. (mdk/feb)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP