Pola makan yang benar untuk penderita diabetes

Reporter : Rizqi Adnamazida | Jumat, 23 November 2012 17:47

Pola makan yang benar untuk penderita diabetes
Ilustrasi diet diabetes. ©Shutterstock/laola

Merdeka.com - Apa yang Anda makan bisa menghancurkan tubuh Anda, maka dari itu sebaiknya Anda perlu berhati-hati dalam mengonsumsi sesuatu, terlebih jika Anda mengidap diabetes.

Dr Sanjiv Bhambani dari Moolchand Medcity, India, menyampaikan kalau pola makan yang benar mampu membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula dalam darahnya tanpa bantuan obat. Ia juga menegaskan kalau diet diabetes harus kaya akan serat, susu tanpa krim, buah-buahan segar, dan sayuran hijau.

"Selain itu, tidak masalah sebenarnya jika penderita diabetes ingin ngemil ketika merasa lapar, tetapi tentu saja camilan yang dipilih harus menyehatkan," tutur Dr Bhambani, seperti yang dikutip dari Health Me Up.

Berikut ini adalah saran pola makan yang benar untuk penderita diabetes yang disampaikan oleh Dr Bhambani.

  • Menikmati jus tomat dengan garam dan merica setiap pagi selagi perut masih dalam keadaan kosong.
  • Asupan kalori harian sebaiknya dibatasi sebanyak 1.500-1.000 dengan skala 60:20:20 untuk karbohidrat, lemak, dan protein.
  • Pemanis buatan boleh digunakan dalam kue dan permen, tetapi harus dikonsumsi secukupnya saja.
  • Memantau asupan konsumsi buah kering.
  • Penderita diabetes juga sebaiknya makan tiga kali sehari dengan perencanaan diet yang baik.
  • Mengonsumsi air putih sebanyak mungkin.
  • Menikmati setidaknya dua jenis buah musiman dan tiga macam sayuran dalam sehari.
  • Membatasi konsumsi alkohol.
  • Mengonsumsi satu sendok teh biji kelabat yang sudah direndam dalam air sebanyak 100 mililiter dalam semalam.
  • Mengonsumsi enam biji almond yang juga sudah direndam dalam air dalam semalam.

Banyak orang percaya diet diabetes bisa lebih ampuh dilakukan jika penderita mau menjadi vegetarian. Tetapi Dr Bhambani tidak sepenuhnya setuju dengan hal itu.

"Seafood dan daging ayam tetap bisa dikonsumsi penderita diabetes. Makanan yang sebaiknya dihindari hanya daging merah karena di dalamnya mengandung banyak lemak jenuh," saran Dr Bhambani.

Selain daging merah, kuning telur juga lebih baik dibatasi konsumsinya, terutama bagi penderita diabetes yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

[riz]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Jelang Ramadan, XL uji jaringan di kota-kota besar
  • Ditemukan lajur pematang sawah dan petirtaan di Situs Candi Liyangan
  • Berpelat bodong, Pajero dan Harrier diamankan polisi
  • Hati-hati, gula benar-benar jadi 'makanan jahat' bagi tubuh!
  • MKD DPR belum temukan bukti atas laporan gelar doktor palsu
  • Dump truk terbalik, 17 siswa sekolah tewas
  • Megawati: Lemhanas bukan lembaga stempel sertifikasi kepemimpinan
  • Sore ini matahari tepat di atas Kabah, warga diminta betulkan kiblat
  • Tangkap pengedar ganja, 2 polisi sempat disandera dan dipukuli warga
  • Di depan duta besar Susi pamer kinerja enam bulan jadi menteri
  • SHOW MORE