Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertambahan Berat Badan saat Kehamilan Bisa Tingkatkan Risiko Alergi pada Anak

Pertambahan Berat Badan saat Kehamilan Bisa Tingkatkan Risiko Alergi pada Anak ilustrasi ibu hamil. ©www.popsugar.com

Merdeka.com - Meningkatnya kemungkinan seorang wanita hamil mengalami obesitas merupakan hal yang terjadi saat ini. Diketahui bahwa hal ini ternyata juga bisa menyebabkan terjadinya kondisi kesehatan tertentu pada anak yang dikandung.

Berdasar penelitian, diketahui bahwa terdapat hubungan pada obesitas selama kehamilan dengan kemungkinan anak mengalami alergi dan asma di masa kecil. Dilansir dari Medical Xpress, hal ini diketahui berdasar penelitian di Tiongkok.

Bertambahnya berat badan secara berlebihan ini bisa meningkatkan risiko anak mengalami alergi di masa kecil termasuk asma, bersin, rhinitis, eksim, maupun alegi obat dan makanan. Temuan ini diperoleh berdasar mengevaluasi 15.145 pasang ibu dan anak.

Munculnya masalah alergi pada anak ini disebut disebabkan karena pada masa mereka dikandung. Indeks massa tubuh ibu hingga kehamilan, atau pertambahan berat badan selama kehamilan bisa mengganggu daerah uterus sehingga mengganggu perkembangnya sistem imun janin.

Kondisi alergi ini merupakan hasil respons sistem imun terhadap substansi dari luar seperti makanan atau debu.

"Pada percobaan ini, kami melihat banyak pasien yang kelebihan berat badan atau obesitas berdasar BMI mereka dan kami berkonsultasi dengan mereka tentang banyak faktor risiko yang berhubungan dengan obesitas pada saat kehamilan, namun asma dan alergi cukup jarang dibicarakan secara terbuka. Hasil temuan ini mungkin juga mengubah cara kami berkonsultasi," terang dr. Ruth Yemane, pakar kehamilan pada University of Wisconsin, Madison.

Hubungan Berat Badan saat Kehamilan dan Kondisi Janin

Penelitian terbaru ini mempertimbangkan sejumlah faktor pada wanita seperti pendapatan, merokok, konsumsi alkohol, serta sriwayat alergi pada keluarga.

"Kami memiliki wanita di kantor kami yang mengalami obesitas dan dan kami kurang memeriksa apakah anak yang dilahirkan mengalami berbagai jenis alergi. Namun melihat bahwa kami memiliki banyak pasien yang kelebihan berat badan atau obesitas, hal ini bisa jadi hal yang signifikan," terang dr. Yemane.

Dr. Yemane menyatakan bahwa hasil penelitian ini menemukan hubungan antara bertambahnya berat badan dengan alergi di masa anak-anak. Penelitian lebih lanjut bakal dibutuhkan untuk menentukan bagaimana satu hal mempengaruhi yang lainnya.

"Obesitas mungkin menciptakan kondisi peradangan yang bisa menyebabkan munculnya alergi. Hal ini mungkin tidak disebabkan karena bertambahnya berat badan, namun bisa jadi karena makanan apa yang dikonsumsi selama kehamilan," terang dr. Yemane.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP