Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perokok pasif berisiko terkena kerusakan memori

Perokok pasif berisiko terkena kerusakan memori Ilustrasi merokok. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Hasil studi terbaru menunjukkan bahwa paparan asap rokok dapat mengganggu pernapasan dalam waktu 20 menit. Bahkan, paparan jangka pendek pada perokok pasif secara signifikan dapat mempersempit saluran udara sehingga tubuh kesulitan mengambil oksigen.

"Bar dan mobil adalah tempat konsentrasi asap rokok paling tinggi. Perokok pasif bahkan dipaksa untuk menghirup asap rokok langsung ke paru-paru mereka," ungkap Panagiotis Behrakis selaku pimpinan penelitian dari University of Athens, seperti dilansir Daily Mail, (23/10).

Bar identik sebagai tempat yang penuh asap rokok. Lain halnya dengan mobil yang sering tanpa sadar digunakan sebagai tempat merokok, terutama ketika sedang mengendarai mobil.

Bulan lalu, para peneliti di Northumbria University melaporkan bahwa perokok pasif yang terpapar asap rokok secara rutin juga berisiko mengalami kerusakan memori. Ini adalah penelitian pertama yang berhasil mengeksplorasi hubungan antara perokok pasif dan masalah memori.

Rokok membuat Anda kecanduan dan tidak dapat berhenti. Namun, haruskah Anda membagi "penyakit" itu kepada orang lain? Terkadang, perokok aktif tidak menghargai orang di sekitarnya, terutama anak-anak. (mdk/des)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP