Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peneliti temukan molekul penyebab kanker payudara jadi agresif

Peneliti temukan molekul penyebab kanker payudara jadi agresif Ilustrasi sel kanker. ©2012 Shutterstock/Juan Gaertner

Merdeka.com - Selama ini kanker payudara menjadi momok bagi perempuan. Telah banyak wanita yang meninggal akibat kanker payudara dan tak sedikit yang menjalani perawatan panjang karena penyakit ini. Namun baru-baru ini peneliti melakukan terobosan dengan menemukan molekul penyebab sel kanker payudara menjadi agresif.

Peneliti telah menemukan molekul yang menyebabkan sel kanker terus tumbuh dan menyebar dengan sangat cepat, sehingga membuat kanker payudara menyebar cepat. Setelah peneliti menemukan molekul tersebut mereka percaya diri untuk bisa menggunakan perawatan kanker dengan lebih optimal dibandingkan dengan sebelumnya.

Penemuan ini juga memberikan harapan bagi wanita yang memiliki jenis sel kanker payudara HER2 yang biasanya menyebar lebih cepat dibandingkan tipe kanker payudara lainnya. Ada sekitar 10.000 wanita yang terkena kanker payudara setiap tahunnya, dan 7.000 di antaranya berkemungkinan tidak merespon dengan baik perawatan yang diberikan melalui obat bernama Herceptin, seperti dilansir oleh Daily Mail (04/07).

Hasil ini ditemukan peneliti dari Bart's Cancer Institute di Queen Mary University of London. Mereka berharap di masa depan wanita bisa diperiksa untuk mengetahui apakah mereka memiliki molekul yang menyebabkan sel kanker payudara menjadi agresif. Jika ditemukan, mereka akan diberikan perawatan lain yang lebih sesuai bersamaan dengan Herceptin.

Sebelumnya peneliti khawatir dengan sedikitnya perawatan yang tersedia untuk wanita dengan sel kanker yang agresif. Namun dengan penemuan ini mereka berharap akan bisa memberikan perawatan jenis baru yang lebih optimal untuk bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker payudara secara cepat.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP