Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Obesitas Ternyata Bisa Picu Seseorang Mengalami Puber Sebelum Waktunya

Obesitas Ternyata Bisa Picu Seseorang Mengalami Puber Sebelum Waktunya anak obesitas. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kegemukan atau obesitas dapat memancing dan menjadi pertanda terjadinya berbagai penyakit pada diri seseorang. Kondisi ini juga diketahui ternyata dapat berhubungan dengan pubertas yang dialami seseorang.

Sebuah penelitian sebelumnya juga menyebut bahwa obesitas dapat mempercepat seorang perempuan dalam mengalami pubertas. Dilansir dari Medical Daily, terungkap bahwa hal yang sama juga dialami oleh laki-laki.

Menurut Maria Veronica Mericq, M.D., kepala penelitian ini, riset mengenai pubertas pada pria ini sebenarnya cukup kontroversial. Penelitian yang dilakukan oleh University of Santiago ini menggunakan 527 anak laki-laki sebagai narasumber untuk melihat apakah ada hubungan antara obesitas dengan pubertas seperti pada perempuan.

Selain melihat hubungan dari kedua hal tersebut, peneliti juga mencoba mencari hal apa yang menyebabkan meningkatnya jumlah anak laki-laki yang mengalami obesitas saat ini. Berdasar penemuan ini, anak laki-laki yang mengalami obesitas diketahui lebih awal mengalami pubertas.

Pada penelitian ini, dilihat beberapa hal seperti indeks massa tubuh (BMI), lingkar perut, tinggi, serta tanda pubertas. Selanjutnya dilihat bagaimana tingkat obesitas mereka serta efeknya pada usia remaja.

Diketahui bahwa sembilan persen dari anak laki-laki yang obesitas, mengalami pubertas mulai usia sembilan tahun. Tim peneliti juga menemukan bahwa prevalensi obesitas meningkat seiring anak laki-laki tersebut tumbuh dewasa.

Selain itu, diketahui bahwa 22 persen anak laki-laki yang obesitas pada usia 6 atau 7 memiliki risiko lebih tinggi mengalami pubertas dini. Dari seluruh narasumber, diketahui bahwa terdapat 45 anak laki-laki yang mengalami pubertas ini.

Pubertas dini pada anak laki-laki ini juga diketahui meningkatkan kanker testis ketika mereka telah dewasa. Oleh karen itu, tim peneliti menggarisbawahi pentingnya menjaga agar seorang anak tak mengalami pubertas dini serta berbagai masalah kesehatan lainnya.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP