Obat herbal adalah penyebab kanker kandung kemih?
Merdeka.com - Studi terbaru di Amerika Serikat menyebutkan bahwa bahan beracun yang terdapat pada obat herbal berhubungan lebih dari setengah kasus kanker kandung kemih di Taiwan. Kandungan beracun tersebut adalah aristolochic acid (AA) yang ditemukan pada tanaman alami aristolochia dan digunakan sebagai obat herbal untuk membantu menurunkan berat badan, mengurangi nyeri sendi, dan meringankan sakit perut.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa AA yang berinteraksi dengan DNA seseorang akan menciptakan sinyal dalam gen untuk memicu pertumbuhan tumor.
"Ini adalah tumor langka dan Taiwan punya kasus tertinggi dibandingkan negara-negara di seluruh dunia. Fakta ini menuntun kami bahwa pasti ada sesuatu yang terjadi di sana," tutur kepala peneliti Arthur Grollman dari Stony Brook University di New York, seperti yang dikutip dari NY Daily News (12/04).
Studi ini melibatkan 151 pasien dengan kanker kandung kemih yang ternyata 60% diantaranya pernah mengonsumsi obat herbal untuk menurunkan berat badan.
Meskipun warga-warga di seluruh dunia sudah diperingatkan tentang risiko obat herbal yang susah dikendalikan ini, namun mereka tetap bisa membelinya via internet. Sebagai informasi, produk AA adalah buatan Cina dan memang sering digunakan oleh penduduk Taiwan.
"Bahan alami tidak selamanya aman, tetapi penggunaan jangka panjangnya yang perlu diperhatikan," pungkas Grollman. (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya