Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nyawa bayi ini terselamatkan oleh jantung sapi

Nyawa bayi ini terselamatkan oleh jantung sapi Ruben Weber-Jackson. ©Dailymail.co.uk/Caters News Agency

Merdeka.com - Ketika Ruben Weber-Jackson lahir, orang tuanya mengira bahwa bayi asal Beverley, Yorkshire, itu memiliki tubuh yang sehat dan sempurna. Namun mereka tak tahu bahwa bayi mereka terlahir dengan dua lubang di jantung yang bisa merenggut nyawanya. Lubang tersebut membuat bayi Ruben sulit bernapas.

"Dia terlihat berwarna merah muda dan semuanya terasa sempurna. Aku ingat pernah mengatakan bahwa Ruben adalah bayi yang pintar karena dia banyak tidur dan sangat tenang," ungkap ibunya, seperti dilansir oleh Daily Mail (04/05).

Namun ibunya mulai mengamati adanya keanehan ketika mata Ruben terlihat bengkak dan bibirnya terlihat berwarna keunguan. Saat berusia dua minggu, ibunya juga melihat bahwa anaknya bernapas dengan tidak wajar. Akhirnya ibunya memeriksakan bayi Ruben ke dokter.

ruben

"Aku hanya merasa ada yang tak wajar. Awalnya aku mengira bahwa mungkin saja aku hanya paranoid, namun akhirnya aku memeriksakannya ke dokter," ujarnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dua lubang pada jantung Ruben. Lubang tersebut juga mengarah ke aorta sehingga menyebabkan kesulitan bernapas dan mempengaruhi aliran darah. Dokter pun segera bertindak cepat dengan melakukan operasi pada Ruben.

ruben

Dengan dua lubang pada jantung, organ terpenting pada tubuh manusia, tentunya orang tua Ruben pesimis anak mereka akan selamat. Namun Ruben berhasil selamat setelah menjalani dua operasi besar untuk menambal lubang pada jantungnya menggunakan jaringan jantung sapi. Jaringan jantung sapi digunakan pada operasi kedua.

Dua operasi tersebut berhasil dan nyawa Ruben pun terselamatkan. Kini Ruben sudah berusia satu tahun dan memiliki kesehatan yang sama seperti bayi normal lainnya.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP