Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nonton TV lebih dari 3 jam sehari bikin anak rentan dibully

Nonton TV lebih dari 3 jam sehari bikin anak rentan dibully Ilustrasi menonton televisi. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Dmitriy Karelin

Merdeka.com - Saat ini menonton TV sudah menjadi hal lumrah untuk dilakukan anak-anak. Jangankan di hari libur, di hari biasa saja anak bisa menghabiskan banyak waktu mereka di depan televisi. Kebiasaan ini tak bisa dibiarkan begitu saja, karena peneliti mengungkap efek buruk dari terlalu lama menonton televisi pada anak.

Peneliti mengungkap bahwa menonton TV lebih dari tiga jam akan membuat kemampuan sosialisasi anak tidak berkembang. Selain itu, mereka cenderung akan lebih lemah secara fisik sehingga mengakibatkan mereka rentan terkena tindak bullying oleh teman-temannya.

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 1.997 anak laki-laki dan perempuan berusia 29 bulan yang diketahui memiliki kebiasaan menonton televisi dalam waktu lama. Mereka menemukan bahwa menonton televisi bisa mencederai perkembangan anak dalam hal sosial dan fisik, seperti dilansir oleh Daily Mail (14/02).

Topik pilihan: Ibu dan Anak | Wanita merdeka | Penelitian | Bullying

Menonton televisi juga bisa menurunkan kemampuan berbahasa dan matematika anak, serta kemampuan fisik mereka. Tak hanya itu, anak yang terlalu banyak menonton televisi juga memiliki konsentrasi yang rendah dalam kelas. Namun peneliti juga menemukan bahwa menonton televisi selama dua jam dan 52 menit tidak memberikan dampak negatif yang besar pada anak.

"Ini adalah penelitian pertama yang melihat kaitan antara terlalu banyak menonton televisi dengan kemampuan anak secara motorik dan psikologis," ungkap peneliti Linda Pagani dari University of Montreal dan The Sainte-Justine University Hospital Centre.

Pagani lebih lanjut menyarankan orang tua untuk selalu mengawasi anak mereka dan membatasi waktu untuk menonton televisi. Hal ini tak hanya berlaku ketika orang tua di rumah, melainkan juga ketika mereka menitipkan anak mereka ke tempat penitipan anak.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP