Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngeri, dokter India pakai alat pompa sepeda untuk operasi!

Ngeri, dokter India pakai alat pompa sepeda untuk operasi! operasi menggunakan alat pompa ban. ©Dailymail.co.uk/AP

Merdeka.com - Pompa ban sepeda tentunya berfungsi untuk memompa ban pada sepeda gunung. Namun di wilayah terpencil India, alat pompa ban sepeda bisa berubah fungsi menjadi alat untuk operasi sterilisasi wanita!

Hal ini dibuktikan dengan munculnya sebuah foto yang menunjukkan sebuah tim dokter di India menggunakan alat pompa ban sepeda ketika melakukan operasi. Foto tersebut diketahui berasal dari camp sterilisasi di desa Banarpal, Odisha. Alat pompa ban sepeda digunakan untuk mengembungkan perut wanita saat operasi sterilisasi dilakukan.

operasi menggunakan alat pompa ban

Cara ini telah dilakukan pada 56 wanita yang menjalani operasi sterilisasi. Sementara itu, foto ini muncul dua minggu setelah kasus 13 orang wanita meninggal ketika melakukan operasi sterilisasi. Kematian yang terjadi pada para wanita di Chhattisgarh ini diketahui disebabkan oleh alat-alat yang tidak memadai dan sudah berkarat. Selain itu, obat yang mereka berikan pada pasien juga terkontaminasi.

Berdasarkan keterangan Hindustan Times, dalam satu hari terdapat 56 wanita menjalani operasi sterilisasi menggunakan alat pompa ban tersebut. Mahesh Prasad Rout, dokter yang melakukan operasi ini menjelaskan bahwa menggunakan alat pompa ban adalah hal yang lumrah dan sering dilakukan di daerah-daerah terpencil India.

"Alat pompa ban sepeda seringkali digunakan dalam operasi sterilisasi pada daerah terpencil India karena kurangnya alat operasi bagus dan layak. Alat pompa ban ini digunakan untuk menggembungkan bagian perut pasien," ungkap Rout, seperti dilansir oleh Daily Mail (02/12).

Pihak berwajib di daerah tersebut saat ini tengah menyelidiki insiden tersebut dan akan melaporkannya minggu ini. Alat pompa ban ini digunakan untuk menggembungkan bagian perut wanita dan untuk memastikan bahwa tekanan yang diberikan aman dan stabil.

Meski Rout, yang telah melakukan 60.000 operasi sterilisasi (tubektomi) selama 10 tahun, menjelaskan bahwa alat pompa yang digunakan telah disterilkan sebelum dipakai, namun tentunya terdapat kemungkinan terjadi masalah dan kerusakan. terutama karena alat pompa sepeda tidak semestinya digunakan untuk menggembungkan perut manusia.

Minggu lalu, dokter yang bertanggung jawab atas meninggalnya 13 wanita di Chhattisgarh akibat peralatan yang berkarat dan tidak layak akan segera diperiksa oleh pihak berwajib. Dokter bernama R.K Gupta itu diketahui melakukan 83 operasi tubektomi dalam waktu tiga jam saja. Setelah menjalani operasi, kebanyakan wanita merasa sakit dan beberapa mengalami keracunan hingga meninggal akibat obat yang terkontaminasi dan alat yang berkarat.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP