Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Minum kopi berkafein turunkan risiko kanker mulut

Minum kopi berkafein turunkan risiko kanker mulut Ilustrasi kopi. ©shutterstock.com/valzan

Merdeka.com - Sebuah penelitian terbaru dari American Cancer Society menemukan hubungan antara konsumsi kopi berkafein dengan kebersihan mulut. Menurut para peneliti, orang yang minum empar cangkir sehari mampu menurunkan risiko kanker mulut.

Seperti yang dilansir dari Science Daily (10/12), peneliti tepatnya menganalisis kebiasaan beberapa jenis minuman. Misalnya kopi dengan atau tanpa kafein dan teh. Kebiasaan tersebut lantas dikaitkan dengan kesehatan mulut dan tenggorokan peminumnya.

"Kopi adalah salah satu minuman yang sering dikonsumsi masyarakat dunia. Di dalamnya mengandung antioksidan, polyphenol, dan senyawa aktif lainnya yang mampu mencegah serangan kanker," tulis kepala penulis penelitian, Janet Hildebrand, dalam American Journal of Epidemiology.

Penelitian tersebut melibatkan 968.432 pria dan wanita dewasa yang diamati kondisi kesehatannya selama 26 tahun. Peneliti kemudian menemukan bahwa di antara mereka yang rajin minum kopi berkafein empat cangkir sehari, risiko serangan kanker mulut menurun sebesar 49 persen.

Manfaat serupa juga ditemukan dalam kebiasaan minum kopi tanpa kafein sebanyak lebih dari dua cangkir setiap hari. Namun tidak ada hubungan antara kebiasaan minum teh dengan penurunan risiko kanker mulut. (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP