Menyusui turunkan risiko tekanan darah tinggi
Merdeka.com - Penelitian baru menunjukkan bahwa menyusui dapat menurunkan risiko ibu menderita tekanan darah tinggi.
Para peneliti dari University of Western Sydney menemukan bahwa semakin lama seorang wanita menyusui, semakin rendah kemungkinan dia terkena tekanan darah tinggi sebelum usia 64 tahun. Mereka meneliti hubungan antara menyusui dan prevalensi tekanan darah tinggi pada 74.785 wanita Australia yang berusia 45 tahun ke atas.
"Temuan ini memperkuat pentingnya ASI bagi ibu dan anak," kata Dr Joanne Lind dari UWS School of Medicine selaku peneliti, kepada Daily Mail (29/5).
Wanita berusia 45 hingga 64 tahun, yang telah menyusui selama lebih dari enam bulan atau lebih dalam hidup mereka, memiliki kemungkinan lebih rendah memiliki tekanan darah tinggi.
Selain mengurangi kemungkinan memiliki tekanan darah tinggi, hormon yang dilepaskan saat menyusui dapat memberi manfaat jangka panjang untuk sistem kardiovaskular ibu. Untuk itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong para wanita di seluruh dunia untuk menyusui selama minimal enam bulan. (mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya