Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menghitung kalori melalui label tak akan bantu diet

Menghitung kalori melalui label tak akan bantu diet Ilustrasi diet. ©shutterstock.com/Hirurg

Merdeka.com - Jika Anda bermaksud untuk diet dengan menghitung kalori, sebaiknya jangan dilakukan.

Peneliti asal Universitas North Carolina menyarankan untuk tidak menghitung jumlah kalori karena hal itu tidak akan membantu pencapaian diet.

Saat melakukan diet, orang cenderung untuk selalu melihat data gizi yang tertera pada kemasan makanan. Namun sayangnya data tersebut tidak ada hubungannya dengan jumlah kalori yang didapat dari hidangan tertentu.

Terlebih jika makanan tersebut kemudian melalui proses memasak. Memasak dapat mengubah jumlah kalori makanan. Selain itu masing-masing individu memiliki kebutuhan kalori yang berbeda, tergantung pada tingkat metabolisme masing-masing.

Dilansir dari Daily Mail, satu porsi almond mentah biasanya diberi label 170 kalori. Namun kebanyakan orang hanya memperoleh 129 kalori. Sedangkan setelah melalui proses memasak, jumlah kalori yang ada dalam makanan akan bertambah.

Pakar biologi, Rob Dunn menjelaskan, "Bagi yang berniat untuk menurunkan berat badan, sebaiknya tidak dengan menghitung kalori, tetapi dengan mengonsumsi makanan mentah atau makanan yang sulit untuk dicerna". (mdk/fra)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP