Mengapa Vaksin COVID-19 Harus Diberikan dalam 2 Dosis?
Merdeka.com - Vaksin covid-19 sudah sampai di Indonesia dan menunggu untuk siap disuntikkan kepada seluruh masyarakat untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus corona. Pemberian vaksin covid-19 membutuhkan 2 dosis dan yang kedua akan diberikan pada 3 sampai 4 minggu setelah penyuntikan pertama. Para ahli mengatakan bahwa vaksin tersebut telah dirancang seektif mungkin.
Pada dosis yang pertama, vaksin covid berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan yang kedua untuk memberikan perlindungan tingkat tinggi. Seperti yang dilansir Fimela.com dari bustle.com, vaksin Pfizer dan Moderna menggunakan materi genetik atau mRNA untuk mereplikasi protein kunci dalam virus Corona, melatih tubuh untuk menghasilkan antibodi yang akan melawan COVID-19.
Dosis pertama vaksin memulai proses pelatihan itu dan dosis kedua memperkuatnya. Vaksin multi dosis telah ada sejak lama, seperti pada vaksin hepatitis B.
Menurut para ahli, pemberian dua atau tiga dosis pada dasarnya untuk menggerakkan memori sistem kekebalan tubuh. Dosis pertama mendidik sel kekebalan tubuh tentang memproduksi antibodi yang tepat, sedangkan dosis kedua mengingatkan sel kekebalan tentang apa yang harus dilakukan dan memulai memproduksi antibodi yang lebih kuat untuk memberi perlindungan jangka panjang.
Dosis pertama mendidik sel kekebalan tubuh tentang memproduksi antibodi yang tepat, sedangkan dosis kedua mengingatkan sel kekebalan tentang apa yang harus dilakukan dan memulai memproduksi antibodi yang lebih kuat untuk memberi perlindungan jangka panjang.
Jadi, bersiap saja untuk menerima vaksin covid-19 dan menekan penyebaran covid-19. Meski begitu jangan lupa juga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak supaya virus ini tidak semakin berkembang pesat.
Sumber : Fimela.com
Reporter :Annissa Wulan
(mdk/ttm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya