Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengaku jantan? Coba periksa kemandulan sejak dini

Mengaku jantan? Coba periksa kemandulan sejak dini Ilustrasi kesehatan reproduksi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi pasangan suami istri, kehadiran momongan tentu menjadi dambaan. Khususnya bagi mereka para pasangan yang baru menikah. Namun, yakinkah bila pasangan Anda subur.

Bila ada pertanyaan yang menggelayut dibenak Anda khususnya kaum hawa perihal kesuburan sang suami, tak ada salahnya untuk memeriksakan diri perihal infertilitas atau kemandulan.

Dewasa ini, wanita kerap menjadi objek untuk periksa kemandulan. Padahal, 40 persen kasus kemandulan terjadi pada pria. Maka dari itu, pemeriksaan kemandulan kini harus dilakukan tak hanya pada wanita.

"Pada pria ada beberapa penyebab kemandulan," ujar dokter spesialis urologi Rumah Sakit Melinda 2, dr. Ricky Adriansjah, Sabtu (7/11).

Beberapa penyebabnya adalah gangguan bahan dasar pembuatan sperma, gangguan dari pabriknya seperti hormon, serta gangguan transportasinya yakni ada sumbatan atau enggak ada sumbatan saat ejakulasi.

Infertilitas atau kemandulan adalah suatu kondisi di mana pasangan suami-istri belum mampu memiliki anak walaupun telah melakukan hubungan seksual sebanyak dua hingga tiga kali seminggu dalam kurun waktu satu tahun dengan tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam bentuk apapun.

"Proses pemeriksaan ketidaksuburan pada pria bisa dilihat seberapa parahnya atau ada tidaknya sperma yang hidup para pria. Penyebab kemandulan para pria, disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat," jelasnya.

(mdk/frh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP