Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Melihat gerhana matahari melalui film x-ray, amankah buat mata?

Melihat gerhana matahari melalui film x-ray, amankah buat mata? ilustrasi gerhana matahari. ©technology.inquirer.net

Merdeka.com - Gerhana matahari adalah fenomena langka di mana bumi, bulan dan matahari berada pada posisi yang sejajar. Posisi sejajar ini menyebabkan bayangan bulan menutupi cahaya matahari yang jatuh ke bumi.

Terkait dengan kesehatan, banyak sekali rumor yang beredar terkait dengan fenomena ini, salah satunya adalah mengenai kesehatan mata.

Banyak saran yang mengatakan untuk tidak melihat gerhana matahari secara langsung, atau tidak keluar rumah selama gerhana berlangsung. Meskipun banyak sekali yang tidak memahami alasannya, tetapi sebagian besar orang memilih untuk menaatinya.

Penting untuk kamu ketahui bahwa selama gerhana matahari berlangsung, gelombang gravitasi menyebabkan berkurangnya lapisan ozon di permukaan bumi.

Ya, seperti yang diajarkan di sekolah, lapisan ozon adalah lapisan yang melindungi bumi dari sinar ultraviolet yang berbahaya. Kondisi ini memungkinkan sinar ultraviolet (UV) dan radiasi kosmik lainnya dari matahari mencapai bumi secara langsung.

Seperti yang kamu tahu, sinar UV dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti kanker kulit, dan juga menyebabkan kerusakan mata. Beberapa kerusakan mata yang disebabkan antara lain kerusakan kornea, degenerasi makula dan katarak.

Saat gerhana matahari berlangsung, banyak sekali orang yang memilih menggunakan film x-ray untuk menghindari sinar matahari langsung atau agar dapat melihat gerhana dengan jelas. Lalu pertanyaannya adalah, benarkan trik ini aman bagi kesehatan mata?

Seperti yang dilansir melalui thehealthsite, Nitin Deshpande, seorang spesialis mata mengatakan bahwa sebaiknya kita tidak menggunakan film x-ray untuk melihat gerhana matahari. Pasalnya, cara ini dapat merusak retina dan menyebabkan foveal mengalami luka bakar.

Jika kamu ingin melihat gerhana matahari dengan jelas dan aman, salah satu cara yang bisa kamu gunakan adalah dengan menggunakan teleskop yang dibentengi dengan filter matahari. Sedangkan, NASA menyarankan cara aman untuk melihat gerhana matahari adalah dengan memproyeksikannya pada dinding atau permukaan yang datar.

Membuat sebuah lubang jarum atau memotong kertas putih dalam bentuk lingkaran dan secara mudah menahan antara matahari dan layar atau permukaan datar. Rekomendasi lain adalah dengan menggunakan filter yang dirancang khusus untuk melihat gerhana. Filter ini biasanya dilapisi dengan lapisan tipis alumunium, krominium atau perak.

Nah, dengan begitu bisa disimpulkan bahwa menggunakan film x-ray maupun kacamata hitam tak mampu menjaga mata kamu dari bahaya sinar matahari saat gerhana terjadi.

(mdk/SRA)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP