Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Melewatkan sarapan bantu turunkan berat badan?

Melewatkan sarapan bantu turunkan berat badan? Ilustrasi sarapan. ©Shutterstock.com/Olga Miltsova

Merdeka.com - Hasil mengejutkan dan kontroversial diungkap oleh penelitian pada jurnal Physiology & Behaviour. Penelitian ini menemukan bahwa melewatkan sarapan beberapa kali dalam seminggu bisa membantu seseorang untuk menurunkan berat badan.

Anda pasti langsung berpikir bahwa sarapan sangat penting dan tak boleh dilewatkan. Ya, itulah mengapa hasil penelitian ini cukup kontroversial, karena menyarankan agar seseorang melewatkan sarapan beberapa kali dalam seminggu untuk berdiet.

"Terdapat kepercayaan mendasar bahwa jika Anda tak sarapan, Anda akan makan kalori sangat banyak saat makan siang atau waktu setelahnya. Kami tak menemukan adanya kompensasi kalori pada kelompok normal. Jika melewatkan sarapan, kemungkinan Anda memang makan lebih banyak dan lebih lapar, namun kalori yang Anda konsumsi tak akan cukup untuk memenuhi yang Anda lewatkan saat sarapan," ungkap ketua peneliti David Levitsky, seperti dilansir oleh Shine! (22/07).

Hasil ini didapatkan setelah peneliti melakukan penelitian pada dua kelompok partisipan. Satu kelompok makan pagi dan yang lainnya melewatkannya. Setelah itu, peneliti mengamati makanan yang dikonsumsi partisipan selanjutnya selama sehari.

Orang yang melewatkan sarapan mengaku merasa lebih lapar, namun mereka tak bisa mengganti kalori yang hilang saat sarapan. Faktanya, mereka mengonsumsi kalori lebih sedikit, hingga 408 kalori.

"Aku menyadari bahwa melewatkan sarapan dipercaya tak bisa membantu menurunkan berat badan, namun data menunjukkan sebaliknya. Meski begitu, tentu saja hal ini hanya berlaku bagi orang dewasa yang sehat. Jika Anda memiliki diabetes, atau penyakit lain, Anda harus tetap sarapan," pungkas Levitsky.

Penelitian ini mungkin menunjukkan bahwa melewatkan sarapan beberapa kali seminggu bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Namun keputusan kembali pada diri Anda sendiri. Melewatkan sarapan bisa mempengaruhi kesehatan tubuh dan otak. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP