Maukah Anda mencoba diet dengan pipa makanan?
Merdeka.com - Beberapa waktu yang lalu, ada seorang calon pengantin wanita yang rela diet dengan menggunakan pipa makanan agar ia tampak sempurna di hari pernikahannya. Diet dengan pipa makanan disebut juga dengan diet K-E, yang memang bisa membuat Anda cepat kurus dalam waktu singkat.
Diet K-E menggunakan pipa makanan dengan diameter dua pertiga milimeter yang dimasukkan ke dalam hidung sampai ke kerongkongan dan turun hingga perut. Pasien kemudian menerima asupan nutrisi dari sebuah tas kecil yang mengontrol jumlah kalori yang masuk. Sayangnya diet dengan menggunakan pipa makanan ini memiliki efek samping, seperti pusing, mual, dan sembelit.
Menurut India Times (21/04), asupan nutrisi dalam tubuh melalui diet K-E ini hanya 800 kalori per hari selama 10 hari. Lemak dalam tubuh pun cepat terbakar melalui proses yang disebut ketosis. Diet ini cukup marak di negara Spanyol, Italia, dan Britania Raya. Meskipun demikian, banyak efek samping negatif yang harus bisa Anda tahan ketika melakukan diet ini. Dr. Oliver Di Pietro, seorang ahli dari Florida bahkan menyebutkan bahwa gangguan ginjal bisa saja terjadi apabila diet ini terus dilanjutkan.
Naini Setalvad, seorang ahli gizi pun ikut berpendapat bahwa diet K-E memang bisa membuat seseorang kurus dengan cepat. Namun berat badan bisa kembali naik jika Anda tidak melanjutkan program diet yang lebih sehat. Lagipula, apabila Anda hanya mengandalkan diet K-E sebagai solusi utama menurunkan berat badan dalam jangka panjang, maka Anda jelas akan mudah terserang berbagai penyakit.
Diet sehat identik dengan konsumsi buah dan sayur. Sementara diet K-E meninggalkan dua jenis makanan sehat tersebut. Bukan hanya sistem kekebalan yang akan menurun, keadaan rambut dan kulit pun akan memburuk. Jadi, apakah Anda masih mau mencoba diet dengan menggunakan pipa makanan ini? (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya