Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita wajib tahu tentang 5 kesehatan seksual ini

Wanita wajib tahu tentang 5 kesehatan seksual ini ilustrasi masturbasi wanita. shutterstock

Merdeka.com - Pengetahuan tentang kesehatan seks patut untuk diketahui semua orang baik laki-laki maupun wanita, terutama oleh wanita. Hal ini disebabkan karena wanita memiliki organ seksual yang lebih kompleks serta penting untuk dijaga kesehatannya.

Seperti dilansir dari harpersbazaar.com, inilah pengetahuan tentang kesehatan seks yang wajib untuk Anda ketahui.

Konsultasi tentang kesehatan seksual mutlak dilakukan

Entah Anda menderita penyakit seksual atau hanya ingin mendapatkan pencerahan tentang kesehatan seksual, wanita wajib melakukan konsultasi setidaknya sekali dalam seumur hidupnya. Sebab terkadang muncul berbagai macam isu atau mitos tentang kesehatan seksual yang belum tentu benar.

Pap smear harus dilakukan

Tes pap smear menjadi tes kesehatan seksual yang harus dilakukan wanita. tes ini bertujuan untuk menguji sel-sel serviks abnormal yang mungkin disebabkan oleh HPV. Tes ini sebaiknya dilakukan oleh mereka yang pernah atau aktif berhubungan seksual.

Hati-hati dengan PMS yang tidak menimbulkan nyeri

PMS atau gejala akan menstruasi seringkali memberikan Anda rasa sakit seperti nyeri atau kram perut. Namun jika Anda tidak mendapatkannya, Anda patut berhati-hati. Sebab hal ini mampu memberikan efek samping yang serius seperti penyakit radang panggul, kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan, dan infertilitas.

Usia penyebaran virus HPV

Usia 20-24 tahun merupakan usia di mana virus HPV patut Anda waspadai. HPV sangat merajalela bagi perempuan dalam kelompok usia ini. Oleh karena itu Anda wajib melakukan vaksin HPV.

Waspadalah dnegan klamydia

Klamydia merupakan penyakit yang menjadi salah satu penyebab utama infertilitas. Jika terdeteksi secara dini, maka penyakit ini dapat disembuhkan dengan suntikan antibiotik. Selain itu, hal yang harus Anda ketahui dari penyakit ini adalah suntik KB atau alat kontrasepsi lainnya tidak mampu mengurangi dampak klamidia untuk berkembang menjadi radang panggul dan menyebabkan infertilitas.

Pengetahuan tentang kesehatan seksual di atas mampu memberikan wanita informasi yang jelas. Oleh karena itu jangan mempercayai isu atau mitos yang berkembang seputar kesehatan seksual dahulu sebab lebih baik Anda mencari informasi di baliknya.

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP