Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masalah kesehatan akibat penerbangan panjang

Masalah kesehatan akibat penerbangan panjang Ilustrasi penumpang di pesawat. ©shutterstock.com/dundanim

Merdeka.com - Musim liburan sudah tiba, apakah Anda sedang mempersiapkan diri untuk perjalanan panjang menggunakan pesawat? Jika iya, Anda wajib mewaspadai beberapa masalah kesehatan yang bisa disebabkan oleh perjalanan panjang dalam pesawat, seperti dilansir oleh ABC News (21/12) berikut ini.

1. Sinus dan perutUdara kering dan tersaring di dalam pesawat bisa membuat saluran napas kering dan menghilangkan lapisan lendir yang memberikan perlindungan dalam hidung. Tanpa perlindungan itu, bakteri bisa dengan masuk dalam tubuh Anda. Jika melakukan penerbangan yang lama, sebaiknya jangan terlalu sering menyentuh hidung atau mata menggunakan tangan untuk menghindari bakteri masuk.

Bagaimana dengan kamar mandi? Orang yang terserang norovirus biasanya sering muntah dan diare. Bakteri dari penderita bisa menempel pada toilet dan kamar mandi pesawat. Untuk menghindari terkena bakteri dan kuman tersebut, sediakan hand sanitizer untuk digunakan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bahan berdasar alkohol untuk mengelap tempat Anda.

2. DarahTekanan udara yang rendah dalam kabin bisa menyebabkan sirkulasi darah lebih pelan. Ini bisa berbahaya bagi orang yang pernah mengalami penyumbatan pembuluh darah, karena kemungkinan akan terjadi penyumbatan pembuluh darah bisa jadi besar. Wanita yang mengonsumsi pil atau memiliki sejarah kesehatan dan keluarga yang pernah mengalami penyumbatan pembuluh darah sebaiknya tak berdiam diri selama di pesawat. Berjalan-jalanlah dan gerakkan tubuh beberapa jam sekali.

3. TelingaAnda mungkin mengalami mabuk udara, namun semuanya berasal dari cairan dalam telinga yang terpengaruh turbulensi. Ditambah lagi jika Anda berusaha menjauhi suara mesin dengan mendengarkan musik, hal ini bisa mempengaruhi sel saraf telinga. Tak masalah jika dilakukan sekali dua kali, namun jika Anda adalah orang yang sering melakukan penerbangan panjang, ini bisa menyebabkan kerusakan permanen.

4. SelAtmosfir bumi menipis di ketinggian lebih dari 30.000 kaki, artinya orang yang sering melakukan penerbangan terkena paparan radiasi kosmis yang tinggi. Radiasi semacam ini bisa menyebabkan perubahan pada sel tubuh. Namun hal ini hanya bisa berlaku pada orang yang terlalu sering melakukan penerbangan, seperti kru pesawat terbang atau pramugari yang sedang hamil.

5. TidurKetika Anda melewati zona waktu terlalu cepat, ritme sirkadian tubuh masih sama dengan waktu asal Anda. Hasilnya, jet lag. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan cahaya matahari untuk membuat otak dan tubuh menyesuaikan diri. Jika Anda bepergian ke timur, hindari matahari pagi, dan coba dapatkan matahari sore. Jika Anda bepergian ke barat, cobalah dapatkan sebanyak-banyaknya matahari sebelum petang.

Itu dia beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat perjalanan udara yang panjang. Jangan khawatir, jika Anda berhati-hati perjalanan Anda tak akan membahayakan. Happy holiday! (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP