Malu karena tidur mendengkur? Atasi dengan 7 cara ini
Merdeka.com - Setiap malam, 45 persen dari orang dewasa tidur sambil mendengkur. Dengkuran yang suaranya kadang terdengar lucu ini pada dasarnya merupakan gejala dari suatu kondisi penyakit yang harus ditanggapi dengan serius. 75 persen orang yang mendengkur memiliki gangguan tidur, yaiut sleep apnea yang obstruktif. Jensi gangguan tidur ini meningkatkan risiko penyakit jantung pada seseorang.
Kebanyakan orang mengatasi masalah pernapasan saat tidur ini dengan menggunakan obat dan alat bantu napas yang dapat diperoleh tanpa rekomendasi dokter. "Hati-hati jika Anda ingin menggunakan obat atau alat bantu napas yang banyak dijual bebas tanpa rekomendasi dokter. Banyak alat dan obat di luar sana yang dipasarkan tanpa adanya studi ilmiah yang mendukung klaim mereka," jelas Sudhansu Chokroverty, MD, FRCP, FACP, direktur program Klinik fisiologi saaraf dan pengobatan tidur di JFK Medical Center di Edison, New Jersey.
Sebaliknya, cobalah solusi alami dan perubahan gaya hidup di bawah ini, yang mungkin membantu Anda berhenti mendengkur.
1. Ubah posisi tidur Anda
Berbaring telentang membuat pangkal lidah dan bagian langit-langit yang lunak ke dinding belakang tenggorokan, menyebabkan suara bergetar saat tidur. Tidur menyamping dapat membantu mencegah hal ini.
"Sebuah bantal panjang dapat membantu Anda mempertahankan posisi ini dan membuat perbedaan yang dramatis," kata Slaughter.Menyelipkan sebuah bola tenis di balik baju di bagian punggung juga dapat mencegah Anda tidur terlentang. Jika perubahan posisi tetap tidak menghilangkan dengkur Anda, sangat mungkin sleep apnea penyebabnya. Mintalah bantuan dokter untuk mencarikan solusinya.
2. Pangkas berat badan
Penurunanberat badandapat membantu beberapa orang dengan sleep apnea, tetapi tidak semua orang. "Ada orang kurus yang mendengkur juga," kata Slaughter.
Jika Anda mendengkur setelah mengalami kenaikan berat badan dan tidak sebelumnya, penurunan bobot tubuh bisa membantu. "Jika ukuran lingkar leher Anda bertambah karena kelebihan lemak, hal itu dapat menekan tenggorokan sehingga memicu dengkuran.
3. Hindari alkohol
Alkohol dan obat penenang bisa mencegah otot-otot di bagian belakang tenggorokan Anda untuk beristirat. Hasilnya, Anda pun jadi mendengkur. "Minum alkohol 4-5 jam sebelum tidur akan membuat dengkuran semakin memburuk," kata Chokroverty. "Orang-orang yang biasanya tidak mendengkur akan mendengkur setelah minum alkohol." (mdk/feb)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya