Makanan yang harus dihindari di usia 50 tahun

Reporter : Vizcardine Audinovic | Kamis, 2 Mei 2013 14:32

Makanan yang harus dihindari di usia 50 tahun
Ilustrasi orang tua. ©shutterstock.com/Dmitriy Shironosov

Merdeka.com - Ketika usia muda, Anda bisa menikmati berbagai jenis makanan karena tubuh memerlukan banyak nutrisi untuk pertumbuhan. Bagaimana jika usia Anda bertambah? Tentunya jenis makanan juga ikut berubah. Pada usia lanjut, mulai 50 tahun ke atas, tidak semua makanan bisa disantap. Makanan tertentu harus dikurangi porsinya bahkan dijauhi! Berikut empat makanan yang harus dihindari saat menginjak usia 50 tahun, dilansir huffington post (1/5).

1) Garam
Terlalu banyak garam dalam diet Anda dampak negatif tekanan darah Anda. Semakin tinggi tekanan darah, semakin besar tekanan pada jantung, ginjal, pembuluh darah dan otak. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan penyakit ginjal. Jumlah garam yang Anda makan memiliki efek langsung pada tekanan darah Anda.

Meskipun Anda mungkin sudah tahu untuk menjauhkan keripik kentang, garam mengintai diam-diam dalam makanan lain, termasuk daging olahan dan keju, makanan beku, pizza dan bahkan sarapan sereal. Hindari fast food dan buatlah masakan sendiri.

2) Alkohol
Minuman beralkohol berdampak pada hati. Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian pada orang yang menyalahgunakan alkohol. Dalam jangka panjang, alkohol meningkatkan risiko berbagai penyakit termasuk kanker payudara, kanker mulut, stroke, dan penyakit hati yang kronis.

3) Gula
Kebanyakan orang menghindari gula untuk menghindari kenaikan berat badan. Para peneliti telah menemukan bahwa terlalu banyak permen bisa membuat usia Anda berkurang. Ketika Anda makan gula - baik dalam bentuk setengah liter es krim, permen atau karbohidrat dalam menu makan malam - tubuh Anda mengubah gula yang menjadi glukosa.

Salah satu masalah kesehatan utama terkait dengan glukosa adalah diabetes. Penyakit ini menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut seperti penyakit jantung, kerusakan ginjal atau kerusakan saraf. Penderita diabetes juga dapat mengalami kulit, mulut masalah pada kulit dan tulang yang membuat tampilan tubuh dan merasa lebih tua dari seharusnya.

4) Soda
Soda mengandung sirup jagung dengan fruktosa yang kaya radikal bebas. Radikal bebas sendiri menyebabkan kerusakan jaringan, risiko diabetes, dan komplikasi diabetes. Selain itu, soda mengandung asam fosfat yang menghilangkan kalsium dan magnesium. Padahal, kedua nutrisi itu membantu sistem kekebalan tubuh agar tetap berfungsi optimal.

Usia yang semakin tua juga berpengaruh pada kesehatan. Untuk itu jaga kesehatan Anda dengan membatasi pola makan.

Baca juga :
3 Sikap malas yang justru menyehatkan!
10 Cara mudah mencegah flu saat cuaca dingin
Awas, duduk terlalu lama picu serangan jantung!
Banyak minum air bisa merusak ginjal?

[vic]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Firaun dimakamkan dalam keadaan penisnya ereksi
  • 9 Kalangan wong cilik ini pernah diundang Jokowi ke Istana
  • Jokowi lantik Teten Masduki sebagai Kepala Staf Kepresidenan
  • Menteri Jonan larang pesawat mendarat di bandara ilegal
  • Jokowi mendadak kembali blusukan di Jakarta
  • Ahok terus digoyang, dilaporkan ke KPK dan Mabes Polri
  • Ini 4 cara jitu agar bisa hamil anak laki-laki
  • [Foto] Tampil serba pink, Rihanna jadi semanis permen karet
  • Harga emas Antam naik Rp 2.000 jadi Rp 560.000 per gram
  • Ini 10 profil Capim KPK, siapa yang akan dipilih?
  • SHOW MORE