Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Makan telur dalam jumlah banyak berbahaya

Makan telur dalam jumlah banyak berbahaya Ilustrasi telur © Wallcoo.net

Merdeka.com - Karena taruhan memakan 28 baris telur, seorang pemuda dikabarkan meninggal. Apakah benar, makan telur terlalu banyak dapat membuat orang meninggal dunia?

Seorang pemuda asal Tunisia bernama Dhaou Fatnassi (20) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah memakan 28 baris telur. Dia melakukannya karena ingin mendapatkan sejumlah uang yang dijanjikan temannya.

[Pria muda mati karena telur]

Menurut penelitian, telur adalah makanan yang memiliki kandungan nutrisi tinggi sekaligus termasuk makanan berkolesterol.

NHS.uk juga pernah menuliskan bahwa telur adalah makanan yang sangat bagus untuk diet. Selain nutrisi, terdapat juga vitamin dan mineral di dalamnya.

Namun sesuai dengan apa yang dituliskan di Wiki Answer, apabila seseorang memakan telur terlalu banyak dalam waktu yang singkat, maka akan muncul apa yang dinamakan arteriosclerosis. Arteriosclerosis ini dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Terdapat penelitian lain yang juga menjelaskan bahwa di dalam sebuah telur mentah berisi bakteri yang dinamakan salmonella. Salah satu cara untuk membunuh bakteri ini adalah dengan memasak telur secara matang.

Selain berbahaya untuk memakan telur secara mentah, ada saran dari para ahli untuk tidak memakan telur dalam jumlah banyak dalam satu hari.

Seperti dilansir Strong Lifts (04/06/2009), manusia normal hanya disarankan untuk makan telur sebanyak 40 butir dalam satu minggu atau maksimal 5 sampai 6 butir dalam satu hari.

Hal itu pun juga harus diimbangi dengan makanan lain, dengan artian tidak memakan telur saja. Makan telur dalam jumlah yang banyak dalam satu waktu, maka akan menyumbat arteri dan membuat pengonsumsinya meninggal. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP